Dalam Sehari Wilayah Kepulauan Mentawai Diguncang 11x Gempa

Penulis -

Jumat, 6 April 2018 - 15:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mentawai, Prokabar – Pada hari Kamis, 05 April 2018 telah terjadi 11 kali gempabumi yang mengguncang kepulauan Mentawai, gempa pertama terjadi pada pukul 00:16:35 WIB dengan kekuatan 4.3 selanjutnya diikuti gempa gempa yang kekuatan dibawah 5 SR, hingga pukul 19:00 telah terjadi sebanyak 11x gempabumi, kekuatan gempa gempa tsb berkisar antara 2.3 SR – 4.8 SR. Kesebelas gempabumi tersebut berada di sekitar Kepulauan mentawai, dan dua diantaranya merupakan gempabumi yang dirasakan, yaitu yang terjadi pada pukul 00: 16:35 wib dengan kekuatan 4.3 dan dirasakan di pulau Siberut serta gempa yang terjadi pada pukul 06:46:05 wib dengan kekuatan 4.8 dan dirasakan di Siberut dan Tua Pejat, Sipora, namun dampak kedua gempa tersebut tidak ada laporan kerusakan.

Gempa-gempa yang terjadi di kepulauan Mentawai tersebut diakibatkan oleh aktivitas subduksi lempeng di samudera Hindia sebelah barat kepulauan Mentawai,  jalur subduksi lempeng tektonik India-Australia dan Eurasia di Indonesia memanjang dari pantai barat Sumatera sampai ke selatan Nusa Tenggara. Pada sistim subduksi Sumatera dicirikan dengan menghasilkan rangkaian busur pulau depan (forearch islands) yang non vulkanik (Pulau Simeulue, Nias, Banyak, Batu, Siberut hingga Pulau Enggano). Lempeng India-Australia menunjam ke bawah lempeng Benua Eurasia dengan kecepatan ±50-60 mm/tahun.
Hal ini menunjukkan bahwa wilayah pantai barat Sumatera termasuk daerah yang aktivitas kegempaannya tinggi.

Meskipun energi gempa yang kelepaskan di kepulauan Mentawai relatif kecil dengan kekuatan dibawah 5 SR namun hal ini menunjukkan adanya peningkatan aktivitas tektonik diwilayah kepulauan Mentawai.

Sehubungan dengan peningkatan aktivitas kegempaan pada zona Megathrust Mentawai   masyarakat dihimbau tidak panik dan tetap meningkatkan kewaspadaan karena gempabumi setiap saat dapat terjadi dan hingga saat ini belum dapat diprediksi.

BMKG Padang Panjang akan selalu memonitor dan meng-update perkembangan terhadap peningkatan aktivitas kegempaan diwilayah kepulauan Mentawai.(rls)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI
Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari
Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027
Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir
Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup
Merasa Dilecehkan Kadis, Staf Disparporabud Pasaman Lapor Polisi
Hasil 32 Besar Piala Dunia 2026; Kalah Adu Penalti dari Paraguay, Jerman Angkat Koper
Si Jago Merah Mengamuk Dua Unit Rumah Warga Lubuk Sikaping Tinggal Abu

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:35 WIB

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI

Senin, 28 September 2026 - 09:52 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:14 WIB

Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:48 WIB

Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB