Dahniar, Sosok Penerima Vaksin Tertua di Padang

Penulis -

Minggu, 14 Maret 2021 - 00:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Wanita tua itu berjalan pelan. Matahari belum sampai di atas kepalanya. Bersama wanita yang membimbingnya, kakinya melangkah ringan ke arah Kantor Camat Lubuak Bagaluang.

Wanita tua itu bernama Dahniar. Sabtu (13/3/2021), Puskesmas Pegambiran menggelar vaksinasi massal di Aula Kantor Camat setempat. Ramai dan sesak di sana.

Setelah mendaftarkan diri untuk divaksin, Dahniar memilih duduk menunggu panggilan. Sementara di meja pendaftaran, petugas kesehatan nampak berbisik.

“Ibu Dahniar usianya 80 tahun ya?” tanya seorang petugas kesehatan kepada Dahniar.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Dahniar mengangguk. Begitu pula wanita yang mengantarnya. Dahniar lahir tahun 1941. Wanita cerai mati yang berdomisili di jalan Biduri III, Pegambiran itu nampak masih kuat dan pendengarannya cukup baik.

Petugas kesehatan di Kantor Camat kemudian memeriksa kondisi Dahniar. Tekanan darahnya pun diukur.

“Tensi darahnya normal, 123/80,” kata Kepala Puskesmas Pegambiran drg Das Endresva Dewi ketika itu.

Saat disuntik vaksin, Dahniar nampak tenang. Tidak ada raut ketakutan yang terpancar dari wajahnya. Begitu selesai disuntik, Dahniar duduk di kursi yang sudah disiapkan.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“Sewaktu divaksin, kondisi beliau sehat. Tidak ada keluhan setelah disuntik,” beber drg Das Endresva Dewi.

Kepala Puskesmas Pegambiran itu menyebut bahwa Dahniar merupakan penerima vaksin tertua di Padang. Dahniar juga tidak memiliki riwayat penyakit atau komorbid. Selain pendengarannya masih baik, penglihatan Dahniar juga masih tajam.

Sisi lain Kepala Puskesmas Pegambiran tersebut mengajak seluruh warga untuk melakukan vaksin. Pihaknya membuka pelayanan vaksin bagi warga setiap harinya. Drg Das Endresva Dewi mengimbau kepada yang belum divaksinasi untuk mendatangi puskesmas setempat.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

“Antusias warga yang ingin vaksin cukup tinggi setiap harinya. Untuk hari ini saja kita sudah memvaksin 125 lebih warga,” ungkapnya.

Vaksinasi di Kantor Camat Lubuak Bagaluang tidak saja diikuti warga. Tetapi juga ASN di kantor camat dan kantor kelurahan. Tampak hadir dalam vaksinasi massal itu diantaranya Kabid Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Padang Defitra Wiguna, Camat Lubuak Bagaluang Wilman Muchtar, dan lainnya. (*)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB