Cuekin Amrik, Tinggalkan Google Beralih ke Geevv

Penulis -

Kamis, 21 Desember 2017 - 14:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Prokabar – Jangan marah-marah saja pada Amerika dan Israel. Bertindaklah. Jangan asal boikot pula. Kini Anda tinggalkan saja Google kalau serius.

Lalu? Pindah ke Geevv, persis sama. Geevv dibuat mahasiswa Universitas Indonesia (UI). Pendapatnya disisihkan pula untuk amal sosial. 80 persen disedekahkan!

Dalam sebulan ini anak bangsa sibuk di medsos mau memboikot produk Amerika dan Israel tapi sekadar teriak di medsos saja. Seriuslah dan beralih sekarang, tinggalkan si mbah itu.

Baca Juga :  Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Apa itu Geevv?

Baca apa yang disalin oleh wiki ini:

Geevv (atau Geevv Search Engine) adalah mesin pencari web berbasis sosial (Sosial Search Engine) yang bertujuan untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat dunia seputar masalah kesehatan, pendidikan, dan kemiskinan. Didirikan oleh Azka Slimi, seorang pegiat dan aktivis organisasi masyarakat memiliki inisiatif untuk mengembangkan potensi teknologi digital dalam menghadapi segala isu dan masalah sosial dan lingkungan. Oleh sebab itu, Geevv berkomitmen untuk mendonasikan 80% pendapatan dan keuntungan untuk program sosial dan 20% sisanya untuk meningkatkan kualitas layanan dan operasional situs web.

Baca Juga :  Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Geevv mulai beroperasi menjadi layaknya mesin pencari web lainnya pada tanggal 28 September 2016, lalu meluncurkan aplikasi perdananya di Google Play Store pada tanggal 7 Januari 2017. Walaupun begitu, sampai saat ini sistem pencarian Geevv masih menggunakan API (application programming interface) yang dimiliki dan dikembangkan oleh Bing. Selain itu, Geevv juga mengelompokkan 4 kolom dan kategori pencarian, yaitu:

Baca Juga :  Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

– Web untuk pencarian halaman situs web

– Gambar untuk pencarian gambar

– Berita untuk pencarian berita terkini

– Video untuk pencarian video (laf)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman
Mengapa Manusia Membutuhkan Oksigen di Udara?
Pura Luwur Gunung Kukus Gwa Gong, Jejak Keindahan Seni dan Kearifan Leluhur Bali
Uluwatu dan Pelajaran Tentang Kesadaran Manusia Sebagai Pemimpin di Muka Bumi
Syekh Burhanuddin Ulakan (Ulama yang Mengubah Surau Menjadi Pusat Peradaban Islam Minangkabau)
Kebenaran, Keniscayaan dan Kebermaknaan  Agama Pada Manusia (Membaca Agama dari Perspektif  Kesadaran, Filsafat dan Kajian Budaya)
Filosofi Kenetralan dan Fungsi Keseimbangan Dalam Menjalani Kehidupan
Aeratie Gebouw dan Rumah Air Kandang Ditabek, Simbol Modernitas dan Jejak Sejarah Air Bersih dari Paninjauan

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:33 WIB

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Jumat, 25 September 2026 - 11:22 WIB

Mengapa Manusia Membutuhkan Oksigen di Udara?

Senin, 21 September 2026 - 11:49 WIB

Pura Luwur Gunung Kukus Gwa Gong, Jejak Keindahan Seni dan Kearifan Leluhur Bali

Minggu, 13 September 2026 - 08:59 WIB

Uluwatu dan Pelajaran Tentang Kesadaran Manusia Sebagai Pemimpin di Muka Bumi

Selasa, 8 September 2026 - 11:12 WIB

Syekh Burhanuddin Ulakan (Ulama yang Mengubah Surau Menjadi Pusat Peradaban Islam Minangkabau)

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB