Cuaca Ekstrim, BNPB Imbau Daerah Tingkatkan Kewaspadaan

Penulis -

Minggu, 16 Februari 2020 - 18:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Prokabar —  Terkait menindaklanjuti peringatan dini potensi hujan dari BMKG untuk tanggal 16 hingga 21 Februari 2020, Kepala BNPB, Bambang Surya Putra menghimbau seluruh daerah di seluruh Indonesia untuk meningkatkan kewaspadaannya. Terutama daerah di Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Sumatra Selatan, sebagian besar Kalimantan, Papua dan Papua Barat.

Himbauan tersebut dilayangkan Kepala BPBD Provinsi dan Kab/Kota Seluruh Indonesia, TNI / Polri di daerah, Kementerian / Lembaga di daerah. Serta Lembaga Kemanusiaan dan Relawan di Seluruh Indonesia.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

“Untuk itu kami menghimbau kepada seluruh BPBD dan Jajaran Pemerintah Daerah serta Pemangku Kepentingan terkait pada daerah-daerah terancam sesuai peringatan dini BMKG terlampir,” ungkap Kepala BNPB, Bambang Surya Putra, Minggu (15/2).

Terdapat lima poin himbauan tersebut yakni pertama melakukan susur sungai untuk menghilangkan potensi terjadinya banjir atau banjir bandang karena kerusakan lahan atau hutan ataupun terhambatnya aliran sungai akibat sampah.

Kedua, meningkatkan kewaspadaan bencana banjir, banjir bandang dan longsor. Selanjutnya, jika terlihat kondisi potensi bencana yang cukup signifikan agar mendekatkan sumberdaya PB pada lokasi potensi bencana dan melakukan evakuasi warga untuk mengurangi resiko bencana.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Keempat, dalam hal adanya potensi kejadian banjir atau longsor, segera tetapkan status siaga darurat dan aktifkan Sistem Komando dan Posko BPBD Provinsi, Kabupaten atau Kota.

Kelima, aktif berkordinasi dengan BMKG dan PVMBG, Dinas ESDM,Dinas PU Prov/Kabupaten/Kota bersama dengan stakeholder lainnya. Bertujuan untuk mendapatkan informasi ancaman dan melakukan penyebarluasan informasi peringatan dini bahaya banjir atau longsor sampai kepada masyarakat, khususnya yang bermukim di wilayah yang risiko tinggi bencana banjir dan tanah longsor.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

“Demikian disampaikan, Jika ada kebutuhan dukungan penanggulangan bencana dapat disampaikan melalui Call Center BNPB nomor *(021) 51010 112*. Atas perhatian dan kerjasamanya diucapkan terima kasih,” pungkas Kepala BNPB Bambang Surya Putra melalui Kapusdalops BNPB. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo
ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia
Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI
Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok
Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut
Jelang Muktamar Muhammadiyah, 10 PWM Sepakati Risalah Bukitinggi
Rahmat Saleh Dorong Keterbukaan Tata Niaga Impor Gula
ADPI Sukses Launching IADP melalui Technical Guidance Book Chapter Writing – Springer.

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:39 WIB

ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Rabu, 30 September 2026 - 17:37 WIB

Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI

Rabu, 23 September 2026 - 10:46 WIB

Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok

Selasa, 22 September 2026 - 12:04 WIB

Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB