Cuaca di Padang Terasa Panas, Ternyata Ini Penyebabnya

Penulis -

Jumat, 21 Februari 2020 - 16:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Minangkabau mengungkap suhu udara di Padang, Sumatera Barat saat ini mencapai 32,4 derajat celsius di siang hari sehingga menyebabkan suhu udara terasa panas.

Kepala Seksi Observasi dan Informasi BMKG Minangkabau Yudha Nugraha saat dihubungidari Padang, Jumat mengatakan kondisi cuaca di Sumbar masih normal. Namun hawa panas yang dirasakan disebabkan karena tidak adanya pertumbuhan awan.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Menurut dia hal itu disebabkan karena tekanan udara yang rendah menarik masa udara basah di beberapa daerah sekitarnya seperti di beberapa wilayah di Sumbar.

Sehingga suhu udara di beberapa wilayah di Sumbar terasa panas, khususnya di Padang karena tidak terdapat pertumbuhan awan.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Ia memperkirakan peningkatan suhu di wilayah Sumbar tersebut akan terjadi hingga tiga hari ke depan.Mengingat kondisi cuaca yang tidak menentu, kita mengimbau pada masyarakat agar selalu menjaga kesehatan dan perbanyak meminum air putih untuk menghindari dehidrasi.

Lebih lanjut ia mengatakan selain panas terik, kondisi cuaca di Padang juga disertai angin kencang dengan kecepatan mencapai 20 km/jam.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

“Hal itu di sebabkan karena pada pagi hari terdapat perbedaan tekanan antara kondisi di perbukitan dengan dataran rendah. Sehingga menyebabkan kondisi angin semakin kencang yang diperkirakan sampai tiga hari ke depan,” kata dia menerangkan.

Menurut…….

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB