Cuaca Buruk, Banuhampu Direndam Banjir

Penulis -

Senin, 24 September 2018 - 08:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Agam, Prokabar – Puluhan rumah warga di Jorong Sungai Buluh, Nagari Cingkariang, Kecamatan Banuhampu, Kabupaten Agam, Sumbar direndam luapan air sungai, Minggu Sore (23/9). Kejadian sekitar pukul 15.20 WIB tersebut tidak hanya mengakibatkan banjir pada rumah warga. Sejumlah fasilitas Umum dan rumah tafizh Quran.

Kepala Bidang Kebencanaan dan Logistik BPBD Agam, Wahyu Bestari, tingginya curah hujan di daerah tersebut membuat air sungai meluap. Akibatnya, puluhan rumah warga terendam banjir.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Dampak banjir terparah dialami 4 unit rumah warga dengan ketinggian 1 hingga 1,5 meter. “Data pemilik yang terkena banjir kedalaman 1 hingga 1,5 meter tersebut terdata pertama atas nama Anton (35) dengan anggota keluarga 3 orang. Kedua atas nama Tomi (25) dengan jumlah anggota keluarga 4 orang. Ketiga atas nama Nasir (29) dengan jumlah anggota keluarga 3 orang (pasutri + anak). Dan terakhir Yudi (26) bersama seorang istri dan seorang anak,” kata Wahyu.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Selain itu lanjutnya, terdapat 38 unit rumah terendam banjir dengat ketinggian 30 hingga 60 centimeter. “1 unit rumah tafizh Qur’an dan 5 unit fasilitas pemerintahan dengan ketinggian 30 sampai 60 centimeter,” ungkapnya.

Dalam hal tersebut Satgas BPBD Agam bersama TNI, Polri, PMI, Pemerintah Kecamatan, Nagari dan masyarakat melakukan evakuasi dan pembersihan material lumpur yang menimpa rumah korban. “Beruntung tidak ada korban jiwa, namun puluhan rumah rusak dan terkena lumpur material air sungai,” kata Kabid KL BPBD Agam.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Sementara itu, Kalak BPBD Kabupaten Agam, Muhammad Lutfi, mengajak seluruh masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana, lebih hati-hati dan waspada. “Bencana bisa terjadi kapan pun dan dimana pun. Untuk itu, semua warga harus siaga dan siap untuk selamat saat menghadapi bencana yang dimungkinkan melanda daerahnya,” pungkasnya. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB