Tanah Datar, Prokabar- Warga jorong Duo Koto, Nagari Guguak Malalo, Tanah Datar kimk dihantui rasa cemas. Bagaimana tidak, chek dam sebagai penahan laju air dalam kondisi tersumbat dan air melimpah melewati bagian atas chek dam.
Warna air sungai juga berubah, dari yang awalnya jernih kini berubah warna menjadi coklat kehitaman.
Menurut keterangan warga, chek dam yang ada saat ini merupakan satu satunya penahan laju air yang tersisa.
” Dulu kan ada dua chek dam, satu telah jebol. Jadi ini satu satunya chek dam yang tersisa. Melimpahnya air, karena bagian pintu airnya tersumbat,” ucap Dt. Pangulu Basa saat ditemui 100 meter jelang chek dam.
Saat ini, sebagian warga telah mengungsi ketempat yang aman.
” Kalau warga kita sudah mengungsi sejak kejadian air bah 26 November. Ada yang di pengungsian Batu Taba, ada juga yang di rumah sanak keluarga dan itu lokasi aman,” tambahnya.
Antisipasi kemungkinan terburuk, banyak warga yang berjaga jaga disepanjang daerah aliran sungai guguak malalo.
” Kalau ronda, bisa dikatakan seperti itu. 24 jam lah kita berjaga jaga namanya ya,” timpal salah seorang warga. (eym)
















