Kesehatan

Cermati! 8 Gejala Leukemia seperti yang Dialami Anak Denada

Jakarta, Prokabar – Leukemia atau kanker darah seperti yang dialami Shakira, anak penyanyi Denada dan Jerry Aurum yang tengah menjalani perawatan di sebuah rumah sakit di Singapura, sebenarnya memiliki sejumlah gejala yang bisa dikenali.

Cermati Delapan Gejala Leukemia Pada Anak :

  1. Demam dan mudah terkena infeksi

Karena sel darah putihnya abnormal, menyebabkan kuman yang masuk jadi tidak bisa dilawan sel darah putih. Sel darah putih yang bertugas melindungi pun tidak berfungsi. Akibatnya anak jadi rentan kena infeksi dan sering demam.Demam dan infeksi adalah tanda awal leukemia, tidak mudah memang membedakan dengan demam lainnya seperti flu. Tapi demam pada leukemia biasanya lebih dari 38 derajat celcius yang berlangsung beberapa hari dan sering terjadi.

 

  1. Anemia

Anemia terjadi karena tubuh kekurangan sel darah. Anak-anak leukemia umumnya mengalami anemia dengan ciri-ciri muka pucat, tidak bertenaga alias lemas, gampang lelah dan sesak napas.

 

  1. Kurang nafsu makan, sakit perut, dan berat badan turun

Jika sel-sel leukemia telah menyebabkan pembengkakan di hati, ginjal, atau limpa, organ-organ ini dapat menekan perut. Hasilnya mungkin perasaan kenyang atau tidak nyaman, kurang nafsu makan, dan penurunan berat badan.

 

  1. Nyeri tulang

Jika seorang anak tampak kesakitan dan mengeluh bahwa tulang atau sendi mereka sakit, ini dapat mengindikasikan dia mengalami leukemia. Nyeri tulang ini bukan karena luka atau memar, nyeri tulang pada anak leukemia biasanya semakin memburuk dari waktu ke waktu karena sumsum tulangnya terakumulasi sel-sel darah putih yang abnormal. Ketika leukemia berkembang, sel-sel abnormal dapat mengumpul di dalam sendi atau dekat dengan permukaan tulang.

 

  1. Batuk atau sulit bernapas

Leukemia dapat mempengaruhi bagian tubuh di sekitar dada, seperti beberapa kelenjar getah bening atau thymus, kelenjar yang terletak di antara paru-paru. Jika bagian-bagian tubuh ini membengkak, maka akan menekan trakea dan membuat penderita sulit bernafas. Kesulitan bernapas juga dapat terjadi jika sel-sel leukemia menumpuk di pembuluh darah kecil paru-paru. Jika seorang anak mengalami kesulitan bernapas, segera carilah pertolongan medis

 

  1. Kelenjar yang bengkak

Kelenjar getah bening bengkak merupakan salah satu gejala awal sering diamati pada anak leukemia. Bengkak akibat kelenjar bisa terlihat di dada, pangkal paha leher dan ketiak. Kelenjar getah bening bisa membengkak karena akumulasi sel-sel darah putih yang abnormal.Bedanya dengan bengkak kelenjar pada sakit lainnya adalah pada anak leukemia berlangsung selama beberapa hari berbeda dengan bengkak karena sakit flu.

 

  1. Mudah berdarah dan memar

Anak-anak leukemia gampang sekali berdarah dan memar yang merupakan tanda tingkat pembekuan darahnya rendah, trombosit adalah fragmen sel atau sel yang membantu darah untuk membeku yang diproduksi oleh sumsum tulang. Rendahnya tingkat trombosit dalam tubuh dapat mengakibatkan keterlambatan dalam pembekuan darah sehingga anak-anak leukemia gampang berdarah untuk periode yang sering.

 

  1. Mengalami Petechiae

Gejalanya adalah mimisan, perdarahan gusi, kesulitan bernapas, berat badan rendah, sakit kepala, hati dan limpa membesar, keringat berlebihan pada malam hari dan munculnya bintik-bintik merah kecil pada kulit, yang dikenal sebagai petechiae.

 

Rentetan Perawatan dan Pengobatan Leukemia

Lalu apa saja rentetan perawatan medis yang dilakukan untuk mendiagnosa leukemia? Diagnosis leukemia dilakukan dengan pemeriksaan fisik, tes darah darah lengkap, CT scan, MRI, biopsi sumsum tulang, apusan darah tepi, dan analisis cytogenic dan tekan tulang belakang.

Adapun pilihan pengobatan kanker yang biasa tersedia untuk leukemia adalah kemoterapi, terapi radiasi, transplantasi sumsum tulang dan terapi biology. (rsk)

 

 

Berani Komen Itu Baik
Loading...
To Top