Palembayan, Prokabar — Berawal berselisihan paham, hingga cekcok dan penganiayaan, membuat Indra alias In Topan (40) meninggal dunia akibat dipukul saudara kandungnya, Peri (27), Kamis, (2/1). Kejadian sekitar pukul 11.00 WIB tersebut berlangsung dirumah mereka di Aia Taganang, Jorong Gumarang II, Nagari Tigo Koto Silungkang, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam.
“Kejadian berawal saat Pelaku dan Korban terjadi selisihan paham dan pertengkaran mulut. Kemudian korban akan berniat mengambil parang atau golok di dapur. Seiring itu, pelaku juga mencari besi yang juga terletak dapur. Namun naas, pelaku lebih dulu menyerang hingga menyebabkan korban meninggal dunia,” ungkap Kapolres Agam, Dwi Nur Setiawan saat dikonfirmasi Prokabar.com, Jumat (3/1).
Pelaku berhasil lebih dulu memukul korban dengan besi panjang lebih kurang 50 centimeter dan diameter 20 melimeter.
Menurut pengakuan pelaku, ia memukul korban dengan besi ke arah kepala korban sebanyak 4 kali, ke arah kaki 1 kali, ke arah tangan 1 kali. Ia juga memukul korban dengan kayu ke arah kepala sebanyak 2 kali.
“Pelaku sudah diamankan melalui Polsek Palembayan. Pelaku dan Korban merupakan saudara kandung. Saat ini, di sekeliling tempat kejadian perkara telah dipasang police line. Serta mengamankan barang bukti penggunaan penganiayaan hingga menyebabkan korban meninggal dunia,” pungkas Kapolres Agam. (rud)
















