Cegah Stunting, Ini Dilakukan Pemerintah Provinsi di Pasaman

Penulis -

Rabu, 24 Oktober 2018 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasaman, Prokabar — Masalah stunting ternyata benar-benar berbahaya jika disepelekan. Generasi yang baru lahir dan menjadi calon penerus bangsa, bisa-bisa tidak sesuai harapan di masa depan jika diselimuti stunting.

Tidak ingin ini terjadi, pemerintah terus mengkampanyekan berbagai cara untuk mencegah kemungkinan terjadinya stunting di berbagai kalangan masyarakat. Salah satunya di Pasaman. Tepatnya di Nagari Cubafak, Kecamatan Duo Koto.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

BKKBN Provinsi Sumatera Barat bersama  Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPP-KB) Pasaman menggelar sosialisasi media KIE 1000 HPK alias persiapan generasi emas sesuai kearifan lokal, Rabu (24/10).

Kepala DPP-KB Pasaman, Yusnimar menjelaskan, sosialisasi ini menekankan penyebab stunting tidak hanya disebabkan ekonomi lemah, tapi lebih kepada ketidaktahuan para ibu hamil dan pasca melahirkan tentang cara pencegahannya.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“Bersama instansi terkait, kita memberikan arahan bagaimana mencegah generasi kita terhindar dari stunting. Salah satunya mengkosumsi makanan dengan gizi seimbang bagi ibu hamil hingga kelengkapan gizi dan anak di 1000 hari pertama kehidupan,” kata Yusnimar.

Walinagari Cubadak, Yuni Yelfi menjelaskan, materi sosialisasi ini bakal dilaksanakan di tengah-tengh masyarakat. Mengingat di Cubadak sendiri, tidak tertutup kemungkinan masih banyak para ibu yang kurang paham akan penyebab stunting ini.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

“Dalam hal ini, kita menggendeng ibu-ibu penggerak PKK untuk dapat menjadi perpanjangan tangan pengetahuan yang diberikan pemateri dalam sosialisasi ini. Semoga saja, pencegahan yang dilakukan dapat melahirkan generasi emas bagi masyarakat Cubadak,” tutup Yuni Yelfi. (Ola)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB