Cegah Stunting BKKBN Intervensi Potensi Keluarga Berisiko di Pessel

Penulis -

Sabtu, 20 Mei 2023 - 17:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Painan, Prokabar – Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sumatra Barat, mengadakan sosialisasi advokasi dan KIE penanganan stunting bersama mitra kerja Komisi IX DPR-RI di Kantor Camat Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) Kamis (18/5).

Hadir pada kesempatan itu Kepala perwakilan BKKBN Sumbar, Fatmawati, Anggota DPR-RI Komisi IX, Darul Siska dan Camat Koto XI Tarusan, Nurlaini dan tokoh masyarakat.

Kepala Perwakilan BKKBN Sumbar Fatmawati mengatakan, saat ini BKKBN Sumbar tengah berupaya menekan angka stunting yang ada di setiap daerah di Sumbar.

Selain itu, Perwakilan BKKBN Sumbar bekerja sama dengan seluruh pihak sebagai upaya untuk terus melakukan sosialisasi serta pendampingan terhadap masyarakat setempat.

“Kita mengadakan sosialisasi ini agar ada perubahan perilaku terhadap masyarakat, terutama masyarakat di Kecamatan Koto XI Tarusan yang wisatanya cukup berkembang. Wisatanya berkembang, pertumbuhan manusianya harus juga kembang,” ujarnya.

Baca Juga :  PT Semen Padang Raih Top CSR of the Year 2026

Selain melakukan sosialisasi ke masyarakat, Perwakilan BKKBN Sumbar juga melakukan intervensi potensi keluarga berisiko stunting berdasarkan pendataan keluarga.

Ia mengharapkan dengan adanya sosialisasi ini dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat akan pentingnya mengatasi dan mencegah stunting pada anak.

“Diharapkan juga para peserta sosialisasi yang hadir hari ini dapat menjadi perpanjangan tangan kami untuk menjelaskan pentingnya mengatasi stunting ke tetangga, keluarga atau sanak famili mereka,” harapnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan BKKBN juga punya tim pendampingan keluarga yang akan mendampingi mulai dari calon pengantin, masa kehamilan hingga melahirkan anak sampai usia lima tahun, tujuannya agar tidak ada lagi lahir anak-anak berisiko stunting.

Baca Juga :  UPTD KPHL Agam Raya Perkuat Program Rehabilitasi Hutan dan Lahan KPH Agam

“Selain itu kami juga bekerja sama dengan forum rektor Indonesia untuk melakukan analisis situasi kejadian stunting. Untuk analisis tahap pertama dilakukan di masing wilayah, termasuk Pessel,” ungkapnya.

Selain itu, ia menyebutkan salah satu penyebab stunting adalah karena sang ibu tidak memiliki akses terhadap makanan sehat dan bergizi yang lebih berbahaya lagi bagi kedua orangtuanya yang perokok sehingga menyebabkan buah hatinya turut kekurangan nutrisi.

“Rendahnya asupan vitamin dan mineral yang dikonsumsi ibu juga bisa ikut mempengaruhi kondisi malnutrisi janin. Tentunya banyak penyebab lainnya yang harus diketahui tentang penyebab stunting,” ujarnya lagi.

Baca Juga :  Kabut Asap Kiriman Kembali Menyelimuti Maninjau

Dialam kesempatan itu, Anggota Komisi IX DPR RI Darul Siska, mengatakan selain berkoordinasi dan bekerja sama juga dibutuhkan kesadaran dari masyarakat dalam upaya penanganan stunting.

Ia juga mengimbau seluruh masyarakat agar mencukupi segala aspek sebelum menikah, seperti mental, pendidikan yang matang, pengetahuan tentang berumah tangga, agar nantinya bisa melahirkan dan merawat anak dengan baik sehingga terhindar dari resiko stunting.

Ia menambahkan, juga dibutuhkan multisektor, butuh peranan-peranan berbagai pihak seperti pemerintah, pemangku adat, masyarakat dan lainnya, karena semua sektor memiliki tugas masing-masing.

“Kami terus memberikan bantuan asupan gizi kepada masyarakat agar tercegah sutanting kepada anak-anak belita, bantuan itu berupa telor dan susu buat ibu hamil,” ungkapnya. (min)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PT Semen Padang Raih Top CSR of the Year 2026
Faeyza Pickleball Academy Semen Padang Schools Sumbang 3 Emas dan 2 Perak untuk Kota Padang di Porprov XVI Sumbar 2026
UPTD KPHL Agam Raya Perkuat Program Rehabilitasi Hutan dan Lahan KPH Agam
KAI Divre II Sumbar Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Kacamata bagi Masyarakat Kampung Jua
Perbaikan Intake Gou Kuranji Dikebut, Diperkirakan Tuntas Hari Ini
Kabut Asap Kiriman Kembali Menyelimuti Maninjau
Tak Lagi Sekadar Biji Kopi, Kopi Bantjah Kini Diolah Jadi Produk Bernilai Tambah
101 Tukang di Bengkulu Selatan Ikuti Sertifikasi Kompetensi yang Digelar PT Semen Padang

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:04 WIB

PT Semen Padang Raih Top CSR of the Year 2026

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Faeyza Pickleball Academy Semen Padang Schools Sumbang 3 Emas dan 2 Perak untuk Kota Padang di Porprov XVI Sumbar 2026

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:15 WIB

UPTD KPHL Agam Raya Perkuat Program Rehabilitasi Hutan dan Lahan KPH Agam

Selasa, 13 Oktober 2026 - 20:02 WIB

KAI Divre II Sumbar Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Kacamata bagi Masyarakat Kampung Jua

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Perbaikan Intake Gou Kuranji Dikebut, Diperkirakan Tuntas Hari Ini

Berita Terbaru

Daerah

PT Semen Padang Raih Top CSR of the Year 2026

Rabu, 14 Okt 2026 - 19:04 WIB