Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

Cegah Penyebaran Covid-19, Gubernur Sumbar Imbau Hindari Kerumunan Saat Nataru

Dibaca : 201

Padang, Prokabar – Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar tidak berkerumun saat sambut perayaan Natal dan Tahun Baru, untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 nantinya.

Irwan Prayitno mengatakan, tahun ini sangat berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Tahun ini perayaan Natal dan Tahun Baru masih dalam situasi pandemi. Perlu dilakukan pengamanan yang sesuai dengan protokol kesehatan.

“Apalagi kita sudah memiliki Perda nomor 6 tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) dalam penanganan Covid-19 di Sumbar,” kata Irwan Prayitno, kemarin.

Lanjut Irwan Prayitno mengatakan, perayaan Natal dan Tahun Baru perlu menjadi perhatian bersama. Karena di dalam perayaan keagamaan dan Tahun Baru tentunya akan memunculkan tempat-tempat kerumunan.

“Kerumunan tersebut bisa berpotensi terjadi penyebaran virus Covid-19. Untuk itu kita membantu masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan agar dalam perayaan ibadah Natal dan Tahun Baru berlangsung dengan lancar dan aman dan sehingga terhindar dari Covid-19,” sebutnya

Irwan Prayitno menjelaskan, suasana Natal dan Tahun Baru merupakan libur panjang. Di Sumatera Barat sendiri pada masa libur terpanjang selalu dimanfaatkan untuk pulang kampung. Dibandingkan dengan daerah lainnya, masyarakat Minangkabau pulang kampung suatu budaya saat libur panjang.

Walaupun pemerintah pusat sudah mengurangi liburan panjang akan tetapi perantau Minang yang kebanyakan berprofesi sebagai pedagang akan tetap saja tidak menghiraukannya.

“Sehingga, di jalanan banyak terjadi kemacetan dan harga tiket biasanya akan naik dan terjadi inflansi,” jelasnya.

Seperti biasanya Tahun Baru akan terjadi kerumunan, untuk itu perlu dilakukan antisipasi. Operasi lilin akan tetap dijalankan, semua petugas dikerahkan di setiap titik-titik keramaian.

“Karena perayaan Natalan dan Tahun Baru ini adalah tanggung jawab kita bersama, tidak bisa kita tumpangkan kepada Polisi ataupun TNI saja,” tutur Irwan.

Seterusnya Irwan Prayitno menjelaskan dengan kondisi tersebut Pemprov Sumbar telah menyediakan semua fasilitas umum sesuai dengan protokol kesehatan dan tempat karantina masih banyak yang kosong, rumah sakit pun masih bisa menampung dan kondisi ini Sumatera Barat bisa disebut terkendali.

“Semua ini diperoleh dari kerja sama antara kita semua, semoga hal yang seperti ini terjaga terus sampai munculnya vaksin,” ungkapnya. (vina)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top