Cegah Penyakit Ispa, Puskesmas Maninjau Bagikan Masker Kepada Pelajar

Penulis -

Minggu, 15 September 2019 - 20:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maninjau, Prokabar – Puskesmas Maninjau membagikan masker kepada 3000 orang siswa se-Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sabtu (15/9). Pembagian tersebut bertujuan mencegah pelajar mengalami gangguan pernafasan di saat kondisi kabut asap mulai mengganggu.

Perawat puskesmas Maninjau membagikan masker pada murid-murid
Perawat puskesmas Maninjau membagikan masker pada murid-murid

Dr. Syahril Gunawan selaku Tenaga Medis Puskesmas Maninjau menjelaskan kegiatan sebagai antisipasi pencegahan penyakit pernafasan pada anak-anak, terutama pelajar. “Anak-anak yang di sekolah dapat tercegah dari efek kabut asap kiriman yang semakin membahayakan. Kita takutkan anak-anak kita, tidak memakai perlindungan seperti masker, akan terjangkit yang tentunya membahayakan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Penyakit terutama anak-anak yang sudah menderita Asma, Ispa atau Infeksi Saluran Pernafasan Akut akan semakin parah bila terkena kabut asap kiriman tersebut. “Setiap puskesmas, memiliki pasien penyakit Ispa. Dan di Puskesmas Maninjau saja setiap bulannya, ada saja pasien yang datang berobat penyakit Ispa, diperkirakan mencapai 200 orang. Jika pencegahan tidak dilakukan akan menambah jumlah pasien nantinya,” terang Dr. Syahril Gunawan.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Para pelajar menggunakan masker saat belajar
Para pelajar menggunakan masker saat belajar

Kepala SMA Negeri 1 Tanjung Raya, Burma apresiasi Puskesmas Maninjau yang terjun langsung melakukan tindakan cepat. “Kita mengucapkan terimakasih kepada Puskesmas Maninjau, yang telah membagikan masker kepada anak-anak. Hal ini jelas sangat membantu pencegahan anak terserang penyakit pada anak didik kita,” tuturnya.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Pihak sekolah sendiri sebelumnya, juga telah melakukan sosialisasi agar anak didik menggunakan masker di luar ruangan. “Kondisi kabut asap sangat terlihat pekat dan sudah mulai dirasakan dampak negarifnya pada kita. Untuk itu, anak didik memang harus menggunakan pelindung, sehingga tidak terjangkit penyakit pernafasan nantinya,” pungkasnya. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB