Cegah Pengurangan Resiko Bencana Terhadap Disabilitas, BPBD Padang Gelar Pelatihan

Penulis -

Rabu, 2 Oktober 2019 - 12:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Padang, beri Pelatihan Peningkatan Kapasitas Pengurangan Resiko Bencana Berbasis Masyarakat secara Inklusif kepada Penyandang disabilitas.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang Edy Hasymi mengatakan,
Pelatihan yang diberikan BPBD ini dilakukan karena semua orang pasti akan terdampak terhadap bencana jika terjadi, maka dari itu pelatihan ini sangat membantu sekali bagi teman teman disabilitas.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

” Kita berharap nantinya, saat terjadi bencana mereka bisa mengevakuasi dirinya sendiri atau bahkan membantu orang lain,” kata dia

Kegiatan itu dilangsungkan di Whiz Prime Hotel, kemarin, diikuti 47 Disabilitas yang tergabung dalam Persatuan Tuna Netra Indonesia (Pertuni), Organisai Penyandang Disabilitas (OPEDIS), Perhimpunan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI), Gerakan Tuna Runggu Indonesia (GERGATIN)

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Dikatakan, musibah atau ujian bisa menghampiri siapa saja, termasuk para penyandang disabilitas, karena itu, mereka juga harus memiliki upaya untuk mengurangi atau meminimalisir risiko bencana.

“Pelatihan ini penting untuk mengurangi ketergantungan penyandang disabilitas dan tidak bisa dipungkiri, selama ini penyandang disabilitas lebih banyak menjadi objek evakuasi,” lanjutnya

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Pelatihan yang diberikan kepada peserta berupa praktek seperti mendengarkan tanda dari bunyi,
jalur evakuasi dan lain sebagainya.

“Ini hal baru yang diterapkan, jadi untuk ini butuh proses yang agak panjang dan pelatihan diberikan secara bertahap,” tambahnya.

Pelatihan digelar untuk meningkatkan kemandirian dari penyandang disabilitas, yakni dalam dalam proses evakuasi saat terjadi bencana. (gas)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB