Padang, Prokabar — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Padang, beri Pelatihan Peningkatan Kapasitas Pengurangan Resiko Bencana Berbasis Masyarakat secara Inklusif kepada Penyandang disabilitas.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang Edy Hasymi mengatakan,
Pelatihan yang diberikan BPBD ini dilakukan karena semua orang pasti akan terdampak terhadap bencana jika terjadi, maka dari itu pelatihan ini sangat membantu sekali bagi teman teman disabilitas.
” Kita berharap nantinya, saat terjadi bencana mereka bisa mengevakuasi dirinya sendiri atau bahkan membantu orang lain,” kata dia
Kegiatan itu dilangsungkan di Whiz Prime Hotel, kemarin, diikuti 47 Disabilitas yang tergabung dalam Persatuan Tuna Netra Indonesia (Pertuni), Organisai Penyandang Disabilitas (OPEDIS), Perhimpunan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI), Gerakan Tuna Runggu Indonesia (GERGATIN)
Dikatakan, musibah atau ujian bisa menghampiri siapa saja, termasuk para penyandang disabilitas, karena itu, mereka juga harus memiliki upaya untuk mengurangi atau meminimalisir risiko bencana.
“Pelatihan ini penting untuk mengurangi ketergantungan penyandang disabilitas dan tidak bisa dipungkiri, selama ini penyandang disabilitas lebih banyak menjadi objek evakuasi,” lanjutnya
Pelatihan yang diberikan kepada peserta berupa praktek seperti mendengarkan tanda dari bunyi,
jalur evakuasi dan lain sebagainya.
“Ini hal baru yang diterapkan, jadi untuk ini butuh proses yang agak panjang dan pelatihan diberikan secara bertahap,” tambahnya.
Pelatihan digelar untuk meningkatkan kemandirian dari penyandang disabilitas, yakni dalam dalam proses evakuasi saat terjadi bencana. (gas)
















