Cegah Money Politik, Ini Dilakukan Bawaslu Agam

Penulis -

Senin, 23 November 2020 - 19:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lubuk Basung, Prokabar — Berdasarkan pengalaman beberapa kali pemilihan umum di Kabupaten Agam, terdapat banyak register pemohon sengketa pemilu. Hal ini menandakan adanya tiga indikasi, pertama lemahnya pemahaman aturan, kedua banyaknya orang memahami aturan namun digunakan untuk kecurangan. Dan ketiga mulai tingginya kesadaran masyarakat terhadap partisipasi kualitas pemilu.

Hal disampaikan Okta Muhlia, Komisioner Bawaslu Agam (Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga) saat memberikan sosialisasi kepada Mahasiswa di Kantor Bawaslu Agam, Lubuk Basung, Minggu (22/11). Selain itu menurutnya terdapat beberapa kecamatan rawan Money Politik sesuai register permohonan sengketa pemilu tersebut.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Seperti di Tilatang Kamang, Tanjung Raya, Ampek Nagari, Tanjung Mutiara, Lubuk Basung, Matur dan Palembayan.

“Kualitas pemilih didapat ketika adanya kepastian hukum, netralitas penyelenggara pemilihan, peran pemerintahan, serta peran aktif masyarakat terhadap pengawasan kecurangan pemilu,” terangnya.

Tugas Bawaslu Cegah, Awasi dan Tindak. Berdasarkan luas wilayah dibanding dengan jumlah petugas, jelas tidal seimbang. Untuk itu, peranan semua pihak terutama mahasiswa, lembaga kemasyarakatan dan kepemudaan.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

“Bawaslu juga memiliki tugas melakukan pencegahan, mengawasi pelaksanaan tahapan pemilih. Melakukan penindakan hukum administrasi, etik, dan pidana pemilu. Mengawasi putusan keputusan yang berkenaan dengan penyelenggaraan pemilihan. Dan mengadili sengketa proses pemilihan,” tuturnya.

“Bersama Rakyat Awasi Pemilu, bersama Bawaslu Tegakan Keadilan Pemilu. Partisipasi kita dalam pengawasan pemilihan adalah upaya untuk membuat setiap suara punya Makna,” lanjutnya.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sebelumnya, Bawaslu Agam telah melantik 1380 orang Pengawas TPS atau PTPS. Masa kampanye berakhir 6 Desember 2020 nanti.

Hingga saat ini, Bawaslu Agam telah mengeluarkan empat surat teguran, 14 kali membubarkan kegiatan kampanye diduga melakukan pelanggaran. “Kami juga menangani 7 kasus pelanggaran. 2 kasus pelanggaran etik, satu kasus ASN, 2 kasus administrasi. Dan 2 kasus dugaan pelanggaran pidana tidak memenuhi unsur oleh Gakkumdu,” pungkasnya. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB