Cegah Masuknya Virus Corona, Ini Langkah Dinkes Pasaman

Penulis -

Senin, 2 Maret 2020 - 20:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasaman, Prokabar — Virus corona sedang menghantui masyarakat Sumatera Barat. Ketakutan ini lebih cepat merambatnya dari pada penyebaran virus itu sendiri. Bahkan, di Pasaman Dinas Kesehatan Pasaman langsung melayangkan himbauan untuk mencegah penyebaran virus corona.

Kepala Dinas Kesehatan Pasaman Arnida didampingi Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Arma Putra mengingatkan, masyarakat Pasaman yang baru saja pulang dari luar negeri, agar memeriksakan kesehatannya. Apalagi bila mengalami penyakit pernafasan.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“Dimana-mana, corona menjadi topik utama pembahasan di bidang kesehatan. Kami tidak ingin, virus mematikan ini sampai ke Pasaman. Makanya, melakukan tindakan pencegahan langsung kami lakukan. Masyarakat yang mengalami gejala gangguan saluran pernafasan, diminta segera mendatangi Puskesmas atau RSUD setempat,” kata Arnida, Senin (2/3).

Dijelaskan Arnida, selain mengalami sakit pada saluran pernafasan, gejala lain pertanda diduga terjangkit virus ini ialah, badan korban tiba-tiba muncul gejala demam, batuk dan pilek.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

“Pusat layanan kesehatan di kecamatan juga diminta memerhatikan apabila ada pasien dengan gejala jangkitan virus tersebut. Meski kasus corona masih nihil kasus di Pasaman, antisipasi penyebaran infeksi virus corona perlu diketahui dan diwaspadai oleh masyarakat,” kata Arnida.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Arnida juga meminta masyarakat menjaga pola hidup bersih dan sehat, memperhatikan nutrisi makanan agar ketahanan tubuh kuat. Kemudian, ia mengingatkan agar masyarakat memiliki etika ketika bersin.

“Kalau bersin ditutup dan jangan diarahkan ke orang. Itu harus ada etikanya. Tutup hidung dan mulut dengan tisu atau kain saat batuk dan ketika bersin, lalu cuci tangan,” tukas Arnida. (Ola)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB