Daerah

Cegah Korban Jiwa di Pantai, Ini Langkah Pemko Pariaman

Dibaca : 218

Pariaman, Prokabar — Setiap tahun, ombak di Pantai Pariaman  menelan korban jiwa. Terkait kondisi tersebut, Pemerintah Kota (Pemko) Pariaman, segera mengoptimalkan pengawasan pantai guna mengantisipasi korban jiwa.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pariaman Azman mengatakan, pihaknya akan menambah pos jaga lengkap dengan personel di beberapa titik kawasan pantai.

“Benar, belakangan ada lagi satu korban jiwa diseret ombak saat mandi di pantai, itu terjadi dalam minggu kemarin. Tahun 2019 juga ada satu korban jiwa dan tahun 2020 juga ada satu orang korban jiwa. Ini hampir setiap tahunnya. Jadi kami akan tambah pos jaga serta personel untuk mengantisipasi korban jiwa,” kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pariaman, Azman, dilansir Prokabar dari MC Pariaman, Rabu (31/3).

Lebih lanjut Azman menuturkan, selain menambah pos dan personel pihaknya juga akan memperbanyak papan imbauan atau pemberitahuan di lokasi pantai.

“Kita juga akan tambah plang larangan mandi pada titik yang tak terpantau dari pos jaga personel. Saat ini baru ada dua titik pos penjagaan pantai, itu yang akan kita tambah,” kata Azman.

Dikatakan Azman, beberapa waktu lalu pihaknya telah bersiap-siap mendirikan pos jaga namun pada saat itu korban jiwa telah terjadi akibat mandi mandi di pantai dan diseret ombak.

“Dalam minggu ini kami bersama tim akan menyisir kawasan tepian pantai untuk memastikan lagi titik yang akan di pasang plang larangan untuk berenang,” sebutnya.

Azman menuturkan, untuk mengurangi korban jiwa akibat seretan ombak, pihaknya juga mengimbau kepada warga serta nelayan untuk memantau, terlibat dalam mengawasi serta menegur warga yang kedapatan mandi mandi di pantai yang jauh dari pantauan personel.

“Keterlibatan warga sangat diharapkan juga berkenaan dengan area pantai yang luas, tentu tidak semua titik keramaian terpantau oleh jumlah personel yang ada,” katanya.

Dia juga mengimbau kepada warga Pariaman untuk mengawasi dan melarang jika ada anak yang berenang di laut.

“Sebab korban merupakan anak-anak, maka perhatian orang tua juga diharapkan dalam hak ini,” tutup Azman. (*)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top