Cegah Kematian Ibu dan Bayi, Puskesmas Andalas Adopsi Inovasi Kelas Imud

Penulis -

Jumat, 1 Maret 2019 - 19:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar — Keberhasilan Puskesmas Padang Pasir, Padang dalam menekan angka kematian ibu dan bayi melalui terobosan inovasi Kelas Ibu Muda (Imud) menjadi salah satu pendorong bagi Puskesmas Andalas untuk menerapkan hal serupa.

Kepala Puskesmas Andalas dr Mela Aryati kepada Prokabar, mengatakan latar belakang kelas imud Puskesmas Andalas ini karena ada dua bumil muda keguguran karena kurangnya pengetahuannya.

“Ini menjadi pendorong bagi kita untuk memberikan edukasi serta mencegah kematian ibu dan anak. Ini hari pertama dan angkatan pertama, kita mencontoh inovasi layanan publik Pemko Padang pada Puskesmas Padang pasir yang waktu itu dapat top 40,” ungkapnya, Jumat (1/3).

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Pada kelas pertama yang berlangsung Kamis (28/2), setidaknya di ikuti oleh 20 ibu muda dan rencananya akan digelar setiap sebulan sekali selama 3 bulan. 

“Yang menarik bapak-bapak ikut mendampingi, pertanda adanya kepedulian. Rencana untuk angkatan pertama ini akan kita lalukan sebanyak tiga kali pertemuan,” sambungnya.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Untuk pemateri kelas Imud oleh satu orang spesialis dan bidan selain itu juga akan menghadirkan tokoh agama pada pertemuan terakhir.

“Kita berharap ibu muda ini bisa siap membesarkan anak secara mental dan spiritual sehingga generasi yg terlahir dan anak-anak kelak menjadi pribadi yg sehat dan kuat,” harapnya.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selama tahun 2018, angka kematian ibu dan bayi di kawasan layanan Puskesmas Andalas sejumlah empat orang, “Tahun 2018, satu kematian ibu dan empat bayi. Dan ini yang akan kita cegah (hentikan) kedepannya.” ungkapnya.

Kelas Imud merupakan inovasi yang merupakan bentuk kepedulian Puskesmas dalam merangkul ibu muda yang mengalami stigmatisasi di masyarakat. Kemudian, membantu mereka merencanakan kehidupan keluarga yang lebih baik di masa depan. (hdp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB