Cara Lain Jafri Sastra Menikmati Jeda Kompetisi: “Tanaman Jeruk Saya Mulai Berbuah”

Penulis -

Selasa, 12 Mei 2020 - 22:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh, prokabar – Jeda kompetisi akibat pandemi Covid-19, membuat pelaku sepakbola harus mencari cara untuk mengisi hari demi hari. Walau aktifitas kekinian kadang harus diisi dengan hal-hal yang tak ada kaitan dengan sepakbola, tapi yang penting dapat dinikmati.

Salah satunya adalah pelatih Mitra Kukar, Jafri Sastra. Ternyata pelatih berusia 55 tahun ini sudah pulang ke Payakumbuh dan berkumpul dengan keluarga. “setelah pertandingan pertama Liga 2 Maret lalu, saya langsung pulang ke Payakumbuh.”katanya, kepada bolabeten.com, Selasa sore.

Kegiatan mantan pelatih semen Padang 2012-2014 ini lebih banyak dihabiskan dengan berkumpul bersama keluarga. Apalagi situasi Kota Payakumbuh sekarang menjadi zona merah Covid-19, membuat Jafri membatasi diri berkumpul dengan pelaku-pelaku sepakbola Kota Biru.

“Biasanya kalau pulang ke Payakumbuh tiap hari saya ke lapangan bola bersama kawan-kawan di Payakumbuh Old Stars. Terkadang bermain bola juga, atau sekedar latihan mencari keringat. Tapi sekarang tidak ada lagi.”ucapnya.

Namun begitu pelatih yang pernah membawa Mitra Kukar juara Piala Jenderal Sudirman 2016 ini punya kegiatan lain, yaitu berladang. “Ada lahan sedikit, sudah lama saya tanami jeruk, sekarang sudah mulai berbuah.”ucapnya gembira.

Di ladang jeruknya itulah Jafri menghabiskan harinya, merawat, membersihkan, menyemprot insektisida, dan sebagainya. “Tidak banyak, paling sekitar 60-70 batang dan sudah mulai berbuah. Alhamdulillah, untuk mengisi hari dan membuat hati senang.”ucap pelatih yang membawa Semen Padang ke 8 besar AFC Cup 2013 dan 8 besar ISL 2014 ini.

Soal kelanjutan kompetisi, Jafri saat ini hanya menunggu kabar dari PSSI dan klubnya. Karena baginya, disaat situasi sekarang, pihak yang berkompeten soal kompetisi harus hati-hati menyikapi, apakah akan dilanjutkan atau tidak.

“Kalau situasinya sudah benar-benar aman dan memungkinkan, tidak masalah dilanjutkan. Tapi kalau tidak, sebaiknya jangan dipaksakan, terlalu beresiko bagi banyak orang.”tutup Jafri, yang rencanaya tahun ini akan mengikuti kursus Diploma AFC Pro, tapi karena Corona, kursus tersebut terpaksa ditunda.(mht)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Liga 2 Kembali Memakan Korban, Semen Padang FC Pecat Pelatih Nilmaizar
Besok Malam, Indonesia vs Vietnam: Ujian Sesungguhnya untuk Tim Garuda
Hasil Piala AFF: 3 Gol dalam 7 Menit, Indonesia Hajar Timor Leste dan Puncaki Klasemen
Preview Timor Leste vs Indonesia; Bukan Soal Menang, tapi Berapa Gol yang akan Dicetak Tim Garuda
Debut Langsung Hetrik di Timnas Indonesia, Mithcell Baker: Mimpi yang Jadi Nyata!
Prediksi Starting XI Timnas Indonesia vs Kamboja Malam Ini; Rizky Ridho Kapten, Profesor Haye akan jadi Jendral Lapangan Tengah
Malam Ini, Timnas Indonesia Vs Kamboja di Piala AFF 2026: Tidak Ada Cerita Imbang, Apalagi Kalah!
Ditargetkan Juara, Inilah 26 Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:32 WIB

Liga 2 Kembali Memakan Korban, Semen Padang FC Pecat Pelatih Nilmaizar

Minggu, 2 Agustus 2026 - 19:59 WIB

Besok Malam, Indonesia vs Vietnam: Ujian Sesungguhnya untuk Tim Garuda

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:31 WIB

Hasil Piala AFF: 3 Gol dalam 7 Menit, Indonesia Hajar Timor Leste dan Puncaki Klasemen

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:33 WIB

Preview Timor Leste vs Indonesia; Bukan Soal Menang, tapi Berapa Gol yang akan Dicetak Tim Garuda

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:01 WIB

Debut Langsung Hetrik di Timnas Indonesia, Mithcell Baker: Mimpi yang Jadi Nyata!

Berita Terbaru