Agam, Prokabar – Yayasan Maninjau Care Foundation (MCF), menggandeng Pemerintah Kabupaten Agam melalui Pemerintah Kecamatan Tanjung Raya dan seluruh komponen masyarakat untuk mensukseskan program pendidikan, sosial dan kemanusiaan.
Dalam waktu cepat berencana mendirikan Boarding School Tahfiz Quran di Jorong Nagari, Kenagarian Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam.
Menyikapi itu, Camat Tanjung Raya, Handria Asmi langsung turun tangan dan mendukung penuh rencana perantau yang terhimpun dalam Yayasan Maninjau Care Foundation tersebut. Bersama Ninik Mamak, Walinagari dan Tokoh masyarakat Sungai Batang melihat lokasi rencana pembangunan dari perantau itu, Rabu (2/6).
“Kami sangat menyambut gembira atas rencana elok perantau tersebut. Karena jelas akan membawa kebaikan dan perubahan yang sangat baik untuk negeri ulama itu,” terangnya.
Lokasi terletak di Kampung Tinggal Benteng, Jorong Nagari, Kenagaraian Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Salah satu perkampungan dan pemukiman tertua setelah Panji Kubu Gadang di Maninjau.
Di sekitar lokasi pembangunan terdapat Makam Syekh Muhammad Amrullah (Syekh Tuanku Kisai), kakek kandung Buya Hamka. Salah satu ulama termashur menyiarkan Islam, menggantikan Tuanku Nan Tuo yang berada di Koto Tuo, Ampek Angkek.
Kami sangat senang lanjutnya Handria, semangat pembaharuan dan perubahan antara ranah dan rantau di Nagari Sungai Batang mulai tinggi. “Semangat ini akan mendorong pemuda dan generasi lebih baik nantinya. Dan hal ini orang tua, Ninik Mamak bersama pemilik lahan pun mendukung. Kami dari pemerintahan jelas akan mudah menfasilitasi berupa perizinan dan proses administrasi lainnya. Termasuk memasukan anggaran pembangunan akses jalan menuju lokasi Boarding School Tahfiz Quran yang disediakan masyarakat,” tuturnya.
Sementara itu, Pimpinan Yayasan Maninjau Care Foundation (MCF), Muhammad Teguh Suardi membenarkan perencanaan itu. “Masyarakat langsung menyokong dan menyediakan lahan. Menunjukan keseriusan, dan menyambut keseriusan kami yang sempat pulang bersama beberapa waktu lalu,” tuturnya.
Selain Boarding School Tahfiz Quran, MCF juga akan membangun rumah singgah untuk keluarga kurang mampu. “Kita memprogram peningkatan pendidikan generasi Islami dan Qurani, meningkat kesejahteraannya dan kembali semangat sosial bergotongroyong,” tutup Teguh. (rud)
















