Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

Camat dan Kelompok Pemuda Tanjung Raya Rintis Program Pendidikan Surau

Dibaca : 259

Agam, Prokabar — Camat Tanjung Raya, Handria Asmi berhasil menggagas dan menggerakan sekelompok pemuda bersama Pemerintahan Nagari Sungai Batang dan Jorong Batung Panjang, dalam rangka mengangkat kembali potensi ulama yang lama terpendam. Usai melaksanakan berbagai kegiatan seperti Festival Rinuak ( https://prokabar.com/tag/rud/ ), Kemah Bakti Pramuka Penggalang Bertema “Tikam Jejak Buya Hamka”, mengikuti lima kali pelatihan pemandu wisata, menggali situs-situs bersejarah di Sungai Batang hingga berhasil membantu Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Agam dalam pengembangan dan pembenahan Museum Rumah Kelahiran Buya Hamka.

Terobosan terbaru sejumlah pemuda itu kali ini mengangkat “Program Pendidikan Surau”. Untuk tahap awal ini, menjalin kerjasama dengan MTsS Muhammadiyah Sungai Batang, Kenagarian Sungai Batang melalui Wali Jorong Batung Panjang, Ketua Nagari Madani Sungai Batang serta peran aktif ibu-ibu di Jorong Batung Panjang dan TPA/MDA.

“Kami bangga dan salut atas semangat Pemuda ini. Berhasil menggagas berbagai terobosan kegiatan, membangkitkan semangat kami dan masyarakat di sini,” ungkap Camat Tanjung Raya, Handria Asmi.

Kegiatan dilaksanakan Sabtu-Minggu (12-13) Desember 2020. Sebanyak 30 orang siswa-siswi MTsS Muhammadiyah Sungai Batang mendapat pembinaan selama dua Hari. Adapun narasumber materi yang didapatkan pertama, Angku Yus Bandaro Bodi (lebih dikenal dengan nama Angku Yus Datuak Parpatih Guguk) dengan materi Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah.
Materi kedua dari Ustad Dasri, seorang mubaliq sekaligus pengelola Museum Rumah Kelahiran Buya Hamka dengan tema Sejarah Buya Hamka dan Museum Rumah Kelahiran Buya Hamka, serta tema “Belajar silek dan Permainan Anak Nagari” dibimbing oleh guru Ayub Sutan Nagari dan Adri Sutan Siri.

Program Pendidikan Surau berawal diskusi lanjutan Camat Tanjung Raya dengan Kasi Tata Pemerintahan, Bayu Wiranata dan Koordinator/ Ketua KPGH, Rudi Rajo Intan. Wacana itu kemudian dilanjutkan dengan diskusi kepada Wali Jorong Batung Panjang, Fajri Datuak Mangkuto Nan Basa, Fitra Katik Rajo Mudo, Anggota KPGH, guru MTsS Muhammadiyah Sungai Batang berserta Pemuda-pemuda, ibu-ibu dan Tokoh Masyarakat Batung Panjang. Program Pendidikan Surau disambut baik semua pihak.

“Program ini sesuai dengan misi KPGH, bagaimana Kampung Buya Hamka benar-benar kembali hidup reliqius dan islami seperti cita-cita Inyiak Rasul dan Buya Hamka di Kampung Halamannya,” lanjutnya.

Menggali dan mengapungkan potensi hebat yang masih terpendam dalam, jauh di diri masyarakat dan jiwanya. Karena dasar pondasi telah dibangun utuh oleh Ulama Besar Buya Hamka beserta nenek moyangnya. Berbagai pelajaran dan peninggalan berupa buku serta catatan lainnya, menjadi sumber hebat yang harus dipelajari, dipahami hingga diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Camat Tanjung raya menyampaikan dalam pembukaan acara, sangat kagum Dan bersemangat atas terwujudnya kegiatan tersebut. Kebanggaan telah bisa membina dan merintis pergerakan yang mempelopori kebangkitan pemuda Sungai Batang. Untuk meningkatkan gelora islami dan reliqius, dengan harapan generasi penerus atau regenerasinya dapat lebih baik dari generasi tua dan generasi yang hidup saat ini.

“Pendidikan Surau sebuah Program yang mencoba mengadopsi Pola-pola Surau tempo dulu. Meski zaman tidak bisa kembali seperti masa lalu, namun nilai-nilai positif dan kelebihan pendidikan surau tempo dulu dapat disesuaikan dengan kondisi saat ini,” tutup Camat Tanjung Raya, Handria Asmi. (rud)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top