Cadangan Beras Nasional Capai 6,3 Juta Ton

Penulis -

Rabu, 29 April 2020 - 07:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Buruh mengemas beras bantuan sosial Rakyat Sejahtera (bansos rastra) sebanyak 900 ton, meliputi Aceh Utara 453 ton, Bireuen 350 ton dan Lhokseumaw 97 ton,  di gudang Bulog, Perum Bulog Sub Divre Lhokseumawe, Aceh, Rabu (24/1). Pada Januari 2018, Pemerintah menyalurkan bansos rastra gratis sebanyak 10 kilogram per Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk 1,2 juta kepala keluarga yang tergolong miskin di seluruh Indonesia. ANTARA FOTO/Rahmad/ama/18.

Buruh mengemas beras bantuan sosial Rakyat Sejahtera (bansos rastra) sebanyak 900 ton, meliputi Aceh Utara 453 ton, Bireuen 350 ton dan Lhokseumaw 97 ton, di gudang Bulog, Perum Bulog Sub Divre Lhokseumawe, Aceh, Rabu (24/1). Pada Januari 2018, Pemerintah menyalurkan bansos rastra gratis sebanyak 10 kilogram per Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk 1,2 juta kepala keluarga yang tergolong miskin di seluruh Indonesia. ANTARA FOTO/Rahmad/ama/18.

Jakarta, Prokabar — Stok cadangan beras nasional itu ada 6,3 juta ton dan tentunya bagi provinsi yang terbatas nanti Perusahaan Umum (Perum) Badan Urusan Logistik (Bulog) akan memasok stok tersebut.

Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menjawab pertanyaan wartawan saat konferensi pers melalui dari usai Rapat Terbatas, kemarin (28/4).

“Demikian pula untuk jagung, itu ada stok nasional 1,4 juta, 1.474.152 ton. Demikian pula untuk stok cabai besar ada 12.641 ton, cabai rawit ada 26.353 ton, bawang merah ada 1.307.462 ton, kemudian telur ayam ada 46.413 ton, daging ayam ada 154.763 ton, daging sapi ada 133.944 ton,” ujar Menko Perekonomian.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Untuk bawang putih, Menko Perekonomian sampaikan bahwa Pemerintah sudah mengimpor yang izin per impor nya itu sudah cukup besar, namun realisasinya masih 72.400 ton.

“Sehingga masih ada barang yang masuk di akhir bulan ini dan juga diharapkan jumlahnya nanti akan semakin meningkat yang tersedia di pasar,” imbuh Menko Perekonomian.

Di dalam negeri sendiri, lanjut Menko Perekonomian, seperti di Temanggung itu sudah mulai panen dan tentunya nanti akan ada distribusi dari daerah yang panen ke daerah kekurangan stok.

“Demikian pula untuk gula pasir, jadi Perum Bulog sudah mengontrak sebesar 51.300 dan diharapkan dari jumlah tersebut nanti ada yang 21.000 adalah impor, ada 29.000 itu dari pabrik gula dalam negeri,” kata Menko Perekonomian.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Kemudian, lanjut Menko Perekonomian, ada pengalihan dari gula rafinasi sebanyak 191.762 ton dan ini ada masalah repacking, repackagingdan izin peredaran, sehingga ini akan ada 182.762 yang akan masuk ke pasar.

“Demikian pula ada gula yang masih ada di pabrik dan diharapkan ada pengolahan di bulan Maret ini sebanyak 42.072 ton,” ujarnya.

Menurut Menko Perekonomian, juga ada stok di PG BUMN dan swasta sebesar 47.772 ton dan keseluruhan stok ini, kebutuhan Maret sampai April adalah 302.000 ton.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Pemerintah, lanjut Menko Perekonomian, akan melihat dan mengawal agar gula ini bisa dikeluarkan di daerah-daerah yang membutuhkan, terutama di 30 provinsi tersebut.

“Nanti kami akan ikut monitor secara mingguan dan pemerintah juga sudah menugaskan Satgas Pangan untuk ikut mengawal komoditas-komoditas tersebut,” imbuhnya.

Terkait dengan stimulus, Menko Perekonomian menyebutkan memang saprodi itu terdiri dari bibit, pupuk dan sarana produksi lainnya.

“Dan ini diharapkan periodenya selama tiga bulan dan teknisnya nanti akan segera diumumkan oleh Kementerian Pertanian,” pungkas Menko Perekonomian akhiri jawaban. (*)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo
ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia
Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI
Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok
Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut
Jelang Muktamar Muhammadiyah, 10 PWM Sepakati Risalah Bukitinggi
Rahmat Saleh Dorong Keterbukaan Tata Niaga Impor Gula
ADPI Sukses Launching IADP melalui Technical Guidance Book Chapter Writing – Springer.

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:39 WIB

ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Rabu, 30 September 2026 - 17:37 WIB

Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI

Rabu, 23 September 2026 - 10:46 WIB

Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok

Selasa, 22 September 2026 - 12:04 WIB

Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB