Padang, Prokabar – Mengapa memilih pemimpin tidak memilih gubernur, lafaz lazim disampaikan saat Pilkada, dari banyak warga ditemui tim fakhrizal center, mereka merindukan seorang pemimpin.
Kalau gubernur itu kata mereka lazim dan konteksnya dipenyebutan gubernur itu adalah kekuasaan. Sementara pemimpin cakupannya luas selain memimpin pemerintahan, juga daerah dan umat, pemimpin menggenggam ketiga itu.
Tak itu saja, publik Sumbar tahu dan paham pola leadership dibangun Fakhrizal.
“Irjen Pol Fakhrizal itu ikon sekaligus spirit pemimpin baru Sumbar, dia bisa diterima semua kalangan, mulai milenial, masyarakat adat, ulama dan kaum profesional di Sumbar. Pak Fakhrizal meski berpangkat dua bintang di bahu tidak menjaga jarak dalam berinteraksi dengan masyarakat Sumbar,” ujar Buya panutan Sumbar H Masoed Abidin.
Bahkan tokoh Muhammadiyah Sumbar Shofwan Karim menyebut, Irjen Pol Fakhrizal Perwira polisi yang punya prinsip kepemimpinan yang minang banget.
“Tegas dalam penegakan hukum, bersahabat dalam membangun keharmonisan, sehingga Fakhrizal sukses menjaga kondusif Sumbar selama hampir 3 tahun menjadi orang nomor satu Polri di Sumbar,”ujar Shofwan.
Dan jangan heran saat menjadi Kapolda permintaan Irjen Fakhrizal maju Cagub Sumbar di Pilkada 2020 sangat deras.
“Permintaan itu disampaikan bukan oleh sembarangan tokoh, itu disampaikan oleh tokoh yang kenyang asam garam dalam memaknai kata pemimpin tadi,”ujar Ketua Ikatan Wartawan Online Sumbar Khadafi Azwar.
Irjen Fakhrizal tidak jumawa atas desakan maju, perwira yang sarat ilmu intelijen ini tetap bijak dan bersahaja menjawab desakan itu.
“Kalau maju, saya maju lewat pencalonan perseorangan, saya ingin menjadi perekat dari perpecahan, saya mau ranah minang itu bersatu untuk Sumbar maju, dan ayo kita lihat seberapa jauh syarat dukungan perseorangan terkumpul. Alhamdulilah sampai pertengan Desember 2019 kemarin KTP dukungan masyarakat kepada Fakhrizal-Genius Umar telah melebih batas minimal menurut UU Pilkada, jumlahnya sudah lebih dari 321 ribu KTP masyarakat,”ujar Fakhrizal yang terkenal dengan pemimpin yang tidak mencari amanah, tapi amanah datang karena diberi.
Bahkan Fakhrizal termasuk tokoh Sumbar diinstitusi Polri, dia memberi namun tetap rendah hati.
“Irjen Pol Fakhrizal adalah polisi tebaik yang berdarah asli ranah minang. Saya yakin Fakhrizal mampu menjadi pemimpin di tanah Minangkabau ini,”ujar politisi senior sekaligus pengusaha Sumbar HM Tauhid. (rls)
















