Bupati Pessel Akan Gugat Balik LBH Sumbar, Ini Alasannya

Penulis -

Kamis, 19 September 2019 - 21:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pessel, Prokabar — Hendrajoni Bupati Pesisir Selatan (Pessel) menilai Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Sumbar, tidak mengerti apa-apa dan dirinya akan menggugat balik.

Rencana LBH Sumbar akan mengugat Bupati Pesisir Selatan (Pessel), atas dasar kebijakan Hendrajoni yang menghentikan pembangunan RSUD M Zein secara sepihak.

“LBH tak mengerti apa-apa, kalau salah mengugat maka saya akan menggugat balik. Atas dasar apa LBH menggugat saya, apakah ada masyarakat yang dirugikan dengan kebijakan “ujarnya.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

LBH Sumbar, kata Hendrajoni, mesti mempelajari dulu terkait persoalan  yang terjadi dalam penghentian pembangunan rumah sakit tersebut sebelum melanjuti gugatan. Karena, jika salah-salah menggugat, LBH Sumbar bisa digugat balik.

“Gak usah ditanggapi, biarin aja. Dia gak ngerti apa-apa itu. Jika saya digugat, maka saya akan gugat dia,” ujarnya pada Prokabar.com Kamis (19/9).

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Menurutnya, LBH Sumbar tidak perlu ikut campur terhadap persoalan pembangunan rumah sakit tersebut. Sebab, sejauh ini adem-adem saja dan DPRD Pessel pun tidak pernah komplen dengan kebijakannya.

“Tidak urusan dengan dia (LBH Sumbar), DPRD aja tidak ada komplen. Kenapa dia yang ikut ribut,” sambungnya.

Pembangunan RSUD tersebut banyak masalah. Mulai, dari ekspektasi bangunan, hingga penyimpangan-penyimpangan yang ditemukan.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

“Tidak mungkin saya lanjutkan sebelum ada hasil hukum jelas. Bisa masuk penjara saya nanti kalau terus dilanjutkan, “ujarnya lagi.

Soal dihentikan pembangunan itu, dirinya tetap komitmen tidak melanjutkan pembangunan sebelum ada hasil audit BPKP Sumbar.

“Tunggu saja hasil audit BPKP. Kalau hasil BPKP tidak ada masalah, ya saya lanjutkan. Tidak ada urusan dengan dia (LBH Sumbar),” tutupnya. (min)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB