Bupati Pesisir Selatan, Tinjau Kebakaran Pasar Kambang, Ini Pesannya

Penulis -

Sabtu, 13 Maret 2021 - 12:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesisir Selatan, Prokabar — Bupati Pesisir Selatan (Pessel), Rusma Yul Anwar, meninjau secara langsung lokasi kebakaran di Pasar Kambang, Kecamatan Lengayang, Sabtu (14/3).

Dalam kunjungannya Bupati Pessel didampingi Kepala Dinas Sosial, Zulfian, Camat Lengayang, Danramil.

Di lokasi tersebut Bupati melihat sembilan petak kios milik pribadi yang telah hangus terbakar, yang saat ini masih terpasang garis polisi (police line).

Selain itu, Bupati Pessel memberikan santuan kepada seluruh pemilik kios yang ludes dilalap api. Selian itu bupati juga akan memberikan bantuan tunai masing-masing Rp5 juta.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Orang nomor satu di Pessel itu berharap, bantuan yang diberikan dapat sedikit meringankan beban korban kebakaran.

Menurutnya, musibah kebakaran yang diberikan adalah ujian dari Allah bagi hambanya yang kuat dan senantiasa mengingatnya.

“Saya selaku pribadi dan Pemerintah Daerah, turut berduka cita yang mendalam atas musibah yang menimpah saudara kita, semoga diberi ketabahan dan kekuatan,” ujarnya.

Bupati meminta kepada para pedagang untuk tidak menyambung kabel secara sembarangan.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Hal ini agar kebakaran tak terulang kembali. Sebab sambungan kabel yang tidak sesuai standar dapat memicu terjadinya arus pendek listrik.

“Selalu diperhatikan penyambungan listrik atau kabel yang kurang standar dapat memicu arus pendek. Mohon jangan asal colok menyambung sendiri, dan kualitas kabel harus sesuai standar,” ujarnya.

Bupati meminta pedagang tidak perlu panik karena kondisi telah cukup aman. Namun, para pedagang pasar diimbau untuk tetap waspada.

“Pedagang tidak usah panik, karena satu kios terbakar sudah berhasil dipadamkan. Insyaallah aman, silakan jaga toko dan besok tinggal bersih-bersih,” ujarnya lagi.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Rusma Yul Anwar mengapresiasi disampaikan kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pemadaman dan evakuasi.

“Banyak terima kasih kepada seluruh pihak terkait yang ikut berpartisipasi memadamkan api. Ini adalah musibah di tengah-tengah pandemi, mudah-mudahan tidak terulang kembali,” ungkapnya.

Informasi dihimpun Prokabar.com, kebakaran pasar ini akibat krosleting atau arus pendek, beruntung api tidak merembes lebar. (min)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB