Tanah Datar, Prokabar- Pemerintah kabupaten Tanah Datar mulai memprioritaskan relokasi pengungsi ke hunian sementara (huntara) pasca bencana banjir bandang dan tanah longsor.
Walinagari diminta untuk menyegerakan data valid dan jangan sampai ada warga yang terdampak tertinggal pendataan.
“Tujuan rapat kita malam ini jelas, yaitu untuk memindahkan para korban ke Huntara dan ini perintah langsung dari bapak Presiden. Ini adalah kemudahan bagi kita, karena Huntara akan dibangun langsung oleh pemerintah pusat, tidak seperti bencana tahun lalu dimana kita harus berusaha sendiri membangun Huntara. Untuk itu Saya minta para Wali Nagari berikan data yang valid dan perlu diingat jangan sampai ada satu orang pun warga kita yang tidak terdata dan Saya minta data ini paling lambat besok siang sudah clear semuanya,” tegas Bupati saat memimpin rapat persiapan pembangunan Huntara bagi korban bencana, Kamis (11/12/2025) malam di posko utama bantuan di Batu Taba.
Dijelaskan, Huntara ini diperkirakan akan dihuni oleh warga kurang lebih selama 1 tahun, setelah itu baru memasuki tahap rehab rekon yang mana warga akan didata ulang untuk selanjutnya sesuai ketentuan akan direlokasi dan mendapatkan Hunian Tetap (Huntap) baik secara terpadu ataupun secara mandiri oleh pemerintah.
“Jadi malam ini Saya minta tolong ke pak Wali yang dipilih langsung oleh masyarakat untuk serius dengan masalah ini demi membantu masyarakat kita. Semua yang terjadi akibat bencana tolong laporkan secara tertulis, karena kita akan mengusulkan pembangunan ke pusat, baik itu fasilitas umum maupun yang lainnya seperti lahan pertanian dan sebagainya,” kata Bupati.
Bupati juga minta agar warga yang tidak mau direlokasi diminta untuk menandatangani surat pernyataan secara tertulis diatas materai, agar dikemudian hari tidak menuntut sehingga menimbulkan masalah baru.
“Ingat saat ini masyarakat butuh kita, jangan pernah lelah, jangan pernah menyerah, jangan dengarkan apa kata orang, mari kita bekerja saja dengan ikhlas untuk membantu masyarakat kita. InsyaAllah semua yang kita kerjakan akan menjadi amal ibadah disisi Allah SWT,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Dandim 0307 TD Letkol Inf. Agus Priyo Pujo Sumedi juga menyampaikan agar para Wali Nagari menyampaikan informasi kepada warganya dengan jelas.
“Sampaikan kepada masyarakat kita, bahwa kita ingin menyelamatkan mereka, jadi bagi warga kita yang rumahnya berada di zona merah tolong diyakinkan betul agar mereka mau direlokasi. Pastikan lagi lahan yang akan digunakan untuk Huntara maupun Huntap nanti posisinya benar-benar aman,” pesannya. (eym)
















