Bupati Mentawai : Lapor Jika Ada Harga Kebutuhan Pokok Naik

Penulis -

Selasa, 5 Mei 2020 - 11:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mentawai, Prokabar — Bupati Kepulauan Mentawai, sekaligus ketua Gugus Tugas penanganan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19), Yudas Sabaggalet mengatakan, bagi pedagang yang berjualan, jika menaikkan harga, masyarakat bisa melapor kepihak yang berwajib.

“Ingat, kalau ada pedagang yang menjual kebutuhan pokok dengan harga tinggi, atau menaikkan harga, segera melapor ke pihak yang berwajib, atau ke tim gugus tugas agar diperiksa,” kata Yudas dilansir Prokabar dari MC Mentawai, Selasa (5/5).

Yudas menyebutkan, bahwa selama Pandemi Covid-19, barang dagangan tidak dipersulit atau dibatasi, menurutnya barang dagangan selalu masuk di Mentawai dan tidak ada masalah seberapa banyak.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

“Karena barang dagangan, terutama kebutuhan pokok, tidak dipersulit, malah kita bolehkan masuk ke Mentawai dan tidak kita batasi, yang kita batasi itu hanya orang, barang dagangan tidak,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, bagi yang yang memanfaatkan situasi saat covid-19 ini, jelas ditindak, sebab kata Yudas, situasi yang sedang dialami saat ini jangan memperburuk suasana serta mempersulit masyarakat.

“Ada orang yang memanfaatkan situasi ini, nah itu tidak boleh, apalagi menaikkan harga bahan kebutuhan pokok secara tidak wajar, jangan kita mempersulit atau menambah beban situasi saat seperti ini, karena yang merasakan kita semua,” Jelasnya.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sementara Wakil Bupati Kepulauan Mentawai, sekaligus wakil gugus tugas penanganan covid-19 Mentawai, Kortanius Sabeleake, yang juga hadir sebagai nara sumber pada dialog di radio Sasaraina FM menyampaikan bahwa untuk proses pemantauan barang dagangan atau kebutuhan pokok, akan dilakukan oleh pihak terkait yakni, Dinas Koperindag Kepulauan Mentawai.

“Terkait barang dagangan di kedai atau warung itu kita sudah sampaikan kepada pihak terkait untuk melakukan pemantauan di lapangan, bagaimana kondisi dan harga barang dagangan di lapangan, itu mereka akan periksa,” katanya.

Ia juga menyebutkan, jika sewaktu-waktu ada kelangkaan kebutuhan pokok, maka saat ini, pemerintah setempat sudah menyediakan stok beras 100 ton di gudang.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“Jadi saat ini kita kan ada stok di gudang beras 100 ton, itu kegunaannya jika sewaktu-waktu kita ada kelangkaan kebutuhan pokok, maka kita ada ketersediaan, dan yang di gudang itu bukan untuk dibagi-bagi, hanya stok saja, jika suatu saat kita kelangkaan makanan,” jelasnya.

Selain itu jika terjadi kelangkaan, maka pihak Pemerintah akan melakukan penetrasi pasar di wilayah Kepulauan Mentawai, penetrasi dilakukan untuk memastikan ketersediaan barang dan kestabilan harga kebutuhan pokok. (*)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB