Tanah Datar, Prokabar – Bupati Tanah Datat Eka Putra menekankan agar pemerintah nagari segera merealisasikan rumah isolasi Covid-19.
“Saya harapkan Camat selaku kepala Pemerintah Kecamatan untuk sesegeranya melakukan koordinasi dengan Pemerintah Nagari merealisasikan rumah isolasi ini, sebagai langkah untuk menekan peningkatan kasus Covid-19 di Tanah Datar,” ujarnya.
Kondisi saat ini, kata Bupati, penyebaran kasu infeksi Covid 19 sudah berada tahap memprihatinkan.
“Dengan rumah isolasi ini, tentunya akan bisa memutus rantai penyebaran Covid-19 dibanding isolasi mandiri. Karena kadang fasilitas dalam isolasi mandiri, terutama kamar mandi tidak mencukupi, sehingga bisa saja keluarga yang terkena Covid-19 bisa terpapar virus ini,” katanya.
Bupati berharap, dengan koordinasi yang baik semua pihak, penyebaran Covid-19 bisa ditekan, bahkan dihilangkan di Tanah Datar.
“Bersama kita wujudkan nagari yang kuat dalam penanganan Covid. Kalau nagari kuat, tentu daerah kita Luhak Nan Tuo juga akan kuat,” tambah Eka.
Kedepannya, dalam rangka pemutusan penyebaran Covid-19 ini, penerapan Prosedur Kesehatan (Prokes) akan lebih diperketat lagi dan dijalankan sesuai aturan yang ada.
Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan dr. Yesrita Zedrianis menyampaikan, kondisi saat ini memang sangat dibutuhkan sekali rumah isolasi di nagari.
“Kondisi yang diharapkan kalau isolasi mandiri adalah satu pasien positif harus berada 1 kamar dengan kelengkapan kamar mandi sendiri, ini bertujuan agar virus tidak menyebar ke anggota keluarganya. Inilah manfaat dari rumah isolasi yang hendaknya diadakan oleh pemerintah nagari, tentunya dengan sarana dan prasarana yang dibutuhkan,” sebut Yesrita.
Hal senada disampaikan Kadis PMDPPKB Nofenril, rumah isolasi yang disiapkan Pemerintah Nagari seharusnya tidak ada alasan tidak ada dana, karena kebijakan 8 persen untuk penanganan COVID di tingkat Desa/nagari tertuang dalam Surat Edaran Kementerian Keuangan Nomor 2 Tahun 2021 dan Instruksi Kementerian Desa/Inmendesa Nomor 1 Tahun 2021.
“Minimal 8 persen dari dana desa/nagari itu harus diperuntukkan untuk penanganan Covid-19. Dana ini bisa dimanfaatkan untuk realisasikan rumah isolasi ini dan Satgas Covid-19 di Nagari,” tukasnya. (*/vina)
















