Buntut Tewasnya Suporter, Menpora Hentikan Liga Indonesia

Penulis -

Selasa, 25 September 2018 - 20:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Prokabar — Menyikapi adanya peristiwa pengeroyokan yang terjadi dalam laga Persib vs Persija di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Jawa Barat, Minggu (23/9) lalu, yang mengakibatkan meninggalnya seorang suporter Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi meminta kompetisi Liga Indonesia dihentikan sementara selama 2 minggu.

“Pemerintah setelah mendapat laporan dari berbagai pihak termasuk BOPI, mengambil keputusan liga sepakbola Indonesia dihentikan sementara selama dua minggu,” kata Menpora dalam konperensi pers di kantor Kemenpora, Jakarta, Selasa (25/9) sore.

Penghentian ini, lanjut Menpora, dilakukan sebagai bentuk penghormatan kita kepada korban, keluarga korban sekaligus ini adalah bentuk bela sungkawa nasional. “Ini harus dijadikan momentum introspeksi bagi kita semua bahwa satu nyawa sangat mahal bila dibanding dengan sepakbola,” ujarnya.

Dalam masa penghentian kompetisi ini, Menpora meminta kepada PSSI dan operator untuk melakukan hal luar biasa karena ini peristiwa yang luar biasa maka lakukan upaya-upaya yang luar biasa,  tegas, berani dan tegakkan regulasi sebaik mungkin, tidak hanya sanksi-sanksi berbentuk dana tapi sanksi yang lain harus ditegakkan kepada siapapun.

Baca Juga :  Porprov XVI 2026; Tim Tenis Meja Beregu Putra dan Putri Kompak Sumbangkan Perunggu untuk Tanah Datar

“Pemerintah minta kepada PSSI untuk melakukan upaya-upaya edukasi sekaligus melaksanakan regulasi maupun aturan yang telah dikeluarkan maupun yang sudah ada, baik itu dari FIFA , AFC maupun dari PSSI.  Hubungan yang baik simbiosis mutualisme antara suporter dan klub ini harus betul-betul dilakukan secara komprehensif, bersama-sama, profesional dan bermartabat,” tambah Menpora.

Menpora juga mengingatkan, saat kita berduka dengan tewasnya seorang suporter akibat pengeroyokan itu, di saat bersamaan pejuang-pejuang sepakbola kita sedang menggembirakan Indonesia baik Timnas U-16 maupun Timnas U-19 serta Timnas senior.

Baca Juga :  Liga 2 Kembali Memakan Korban, Semen Padang FC Pecat Pelatih Nilmaizar

Untuk itu, Menpora menyerukan, jangan sampai persatuan nasional yang telah digaungkan dan disatukan oleh Timnas U-16 dan Timns U-19 ini kemudian tercoreng  gara-gara liga kita yang belum bermartabat dan profesional.

Pemerintah, lanjut Menpora, akan sangat serius mengawal hal ini semua sehingga tidak terjadi lagi peristiwa-peristiwa yang membuat kita sedih, menangis, terpukul dan terkoyak nanti kita sebagai warga bangsa Indonesia,” tutup Menpora.

Sebelumnya Menpora Imam Nahrawi menyampaikan turut berduka cita kepada kepada keluarga almarhum  Haringga Sirila, yang menjadi korban tewas dalam peristiwa pengeroyokan di Stadion GBLA itu.

“Semoga amal ibadah almarhum diterima oleh Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan, kesabaran sekaligus rela melepas kepergian Sirila untuk selama-lamanya,” ucap Menpora.

Menpora menilai, kasus pengeroyokan yang menyebabkan tewasnya Haringga Sirilla adalah perbuatan yang sangat keji, tidak berperikemanusiaan dan tidak bisa diterima dengan akal sehat, apapun alasannya.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

“Ini bukan lagi tragedi sepakbola atau olahraga melainkan ini tragedi kemanusiaan bagi negeri kita ini,” Yang sangat mengerikan lagi ketika anak-anak dibawah umur 20 sampai bisa melakukan hal seperti itu.

Ditegas Menpora, sepakbola dan olahraga seharusnya menjadi tempat pemersatu bangsa, hiburan sekaligus wahana untuk melahirkan prestasi yang gemilang dan menggembirakan. Bukan arena peperangan apalagi permusuhan satu sama lain dan yang paling penting olahraga dan sepakbola.

“Jangan jadikan kuburan massal. Karena sudah  tidak terhitung lagi korban baik fisik maupun nyawa yang begitu saja hilang,” tegas Menpora.

Mendampingi Menpora Imam Nahrawi dalam kesempatan itu adalah Sesmenpora Gatot S. Dewo Broto, Deputi Prestasi Olahraga Mulyana dan Ketua Umum BOPI Richard Sambera. (*/hdp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo
Futsal Porprov Sumbar 2026; Tanah Datar dan Padang Pariaman Pastikan Tiket 8 Besar
Liga 2 Kembali Memakan Korban, Semen Padang FC Pecat Pelatih Nilmaizar
ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia
Turunkan 627 Atlet dan Oficial, KONI Tanah Datar Bidik Posisi Tiga Besar Porprov XVI 2026
Porprov XVI 2026; Tim Tenis Meja Beregu Putra dan Putri Kompak Sumbangkan Perunggu untuk Tanah Datar
Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI
Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:32 WIB

Liga 2 Kembali Memakan Korban, Semen Padang FC Pecat Pelatih Nilmaizar

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:39 WIB

ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Turunkan 627 Atlet dan Oficial, KONI Tanah Datar Bidik Posisi Tiga Besar Porprov XVI 2026

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:22 WIB

Porprov XVI 2026; Tim Tenis Meja Beregu Putra dan Putri Kompak Sumbangkan Perunggu untuk Tanah Datar

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB