Palembayan, Prokabar — Rafflesia tuan-mudae mekar dengan sempurna di Jorong Marambuang, Nagari Baringin, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatra Barat (1/1). Bunga langka yang hidup di Hutan Cagar Alam Maninjau tersebut telah berlangsung mekar tiga hari.
“Raflesia tuan-mudae ini sudah dipantau sejak 24 Desember 2019 lalu. Dan kini telah mekar selama tiga hari ini,” ungkap Ade Putra, Pengendali Ekosistem Hutan (PEH) BKSDA Resor Agam, kepada Prokabar.com saat bersama melakukan pemantauan, Rabu (1/1).
Berdasarkan data yang dihimpun, Tumbuhan langka ini memiliki diameter 111 centimeter. Merupakan Rafflesia terbesar yang pernah ada. Lebih besar dari temuan sebelumnya dengan diameter 107 centimeter. Sementara, di luar negeri, data terbesar hanya diameter 101 centimeter.
“Penemuan lokasi ini pertama kali pada Oktober 2017 informasi dari masyarakat saat gotong royong pembuatan Pamsimas Jorong Marambuang, Nagari Baringin, Palembayan. Raflesia tuan-muda tumbuh subur dan mekar di sini,” terangnnya.
Sebelumnya jenis Rafflesia ini baru ditemukan di Serawak Malaysia pada 1868. Namun sejak 2017, ditemukan juga di Indonesia, khususnya di Jorong Marambuang, Nagari Baringin Palembayan, Agam Sumbar ini.
“Sampai dengan akhir 2017 jumlah jenis tumbuhan Rafflesia di dunia ada 31 jenis, 15 jenis terdapat di Indonesia, dan 15 jenis berada di Pulau Sumatera. Bunga Rafflesia ini akan terus dipantau oleh BKSDA sampai 7 hari ke depannya. Karena dilindungi Undang-undang nomor 5 tahun 1990 tentang Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya,” pungkas Ade. (rud)
















