Bukittinggi, Prokabar – Pemerintahan Nagari Kasang, Kecamatan Batang Anai, Padang Pariaman, Sumbar berhasil membentuk Badan Usaha Milik Nagari atau BUMNag. Hal tersebut dimulai pelengkapan administrasi dari Januari hingga usaha jasa pada Maret lalu.
Direktur BUMNag Kasang Mandiri, Syafrizar menyebutkan ke Prokabar.com saat mengikuti Bimtek di Bukittinggi, mereka bersama pengurus lainnya sudah berhasil menjalankan program usaha pelayanan jasa pembayaran secara online. Program kerjasama dengan BNI Life Agen 46.
“Kami sudah menjalankan usaha jasa pembayaran online dengan memanfaatkan teknologi dan bekerjasama dengan BNI Life Agen 46. Sejak Maret sudah berjalan 100 kali transaksi dengan keuntungan Rp3 juta,”kata Syafrizar.
Kami sangat paham lanjutnya, Nagari Kasang adalah wilayah industri yang banyak Pabrik besar. Sehingga memiliki banyak peluang besar untuk peningkatan perekonomian masyarakat. Kebutuhan masyarakat induatri ini jelas akan memberikan keuntungan pada masyarakat.
“Dalam waktu dekat ini, kami akan membuat usaha pengelolaan tenaga kerja (outsorsing) dengan PT. BSI. Segala syarat-syarat administrasi ke Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Sumbar sudah lengkap dan sudah dianggap lengkap. Dalam waktu dekan kami akan MOU dengan PT. BSI,”tuturnya.
Tidak hanya itu, BUMNag ini juga akan memberdayakan petani dalam pertanian Jagung. Pasalnya, di Nagari Kasang terdapat juga PT. JAPFA sebagai penampung jagung terbesar di Sumbar.
“Pemerintah Nagari Kasang sudah menganggarkan Alokasi Dana Desa Rp100 juta untuk mengolah lahan 5 hektar pertanian jagung. 1 hektar jagung akan diolah 10 orang petani,” lanjutnya.
Syafrizar juga akan merancang program pengolahan sampah masyarakat dan pabrik yang ada di Nagari Kasang. “Pengolahan sampah organik dan non organik yang ada di perusahaan besar sekitar maupun di masyarakat juga peluang besar. Oleh sebab itu, bantuan Anggaran 2018 dari Kemendes dan PDTT RI, senilai Rp50 juta akan kami manfaatkan untuk pengolahan sampah ini,”katanya.
Mantan Marketing PT. Coca Cola ini memiliki pengalaman cukup baik dalam usaha kewirausahaan maupun usaha jasa lainnya. “Saya lebih kurang 15 tahun menjadi marketing di PT. Coca Cola. Alhamdulilah, kami yakin dengan tim work saat ini dapat mensukseskan BUMNag dan kesejahteraan masyarakat nantinya,” tutup Pemuda Kasang tersebut. (rud)
















