BUMNag di Agam Kembali Bergeliat Pasca New Normal

Penulis -

Rabu, 12 Agustus 2020 - 10:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Agam, Prokabar — Setelah dua bulan penerapan new normal, sejumlah Badan Usaha Milik Nagari (BUMNag) di Kabupaten Agam kembali bergerak melakukan usahanya.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Pemberdayaan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari (DPMN) Kabupaten Agam, Ir. Deswita dilansir Prokabar dari MC Agam, Rabu (12/8).

“Secara keseluruhan, memasuki fase new normal, BUMNag di Agam sudah kembali menunjukkan geliat usaha,” ujarnya.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Secara garis besar, BUMNag di Kabupaten Agam bergerak di bidang usaha perdagangan dan jasa, dikatakan, pandemi Covid-19 cukup berdampak bagi jenis usaha tersebut.

“Seperti usaha di bidang perdagangan ATK, pandemi Covid-19 tentu memberi dampak kepada sirkulasi transaksi, namun saat new normal ini kami melihat sudah kembali menujukan tren positif,” jelasnya.

Dikatakan, untuk sektor yang lebih luas pandemi Covid-19 membuat sejumlah aktivitas masyarakat mengalami keterbatasan. Hal tersebut membawa dampak bagi bidang usaha yang dijalani BUMNag di Kabupaten Agam.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sementara itu, pihaknya juga menemukan sejumlah bidang usaha yang tidak mengalami pengaruhi signifikan saat pandemi Covid-19, seperti bidang usaha pertanian dan perikanan.

Menurutnya, hal tersebut karena tidak adanya dampak secara langsung Covid-19 dengan mekanisme usaha yang dilakukan.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

“Kalau BUMNag di bidang pertanian yang tetap eksis di masa pandemi, salah satunya BUMNag Lubuk Basung, mereka masih tetap menyediakan bibit bagi masyarakat,” ulasnya.

Dirinci, dari 82 nagari di Kabupaten Agam, 74 nagari sudah memiliki BUMNag, 45 diantaranya sudah memiliki Perna.

“Kita berharap BUMNag di Agam terus menunjukan perkembangan yang positif, sehingga dapat mempertahankan eksistensi BUMNag itu sendiri,” ujarnya berharap. (*)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB