Kualalumpur, prokabar – Bulutangkis Indonesia boleh berbangga dan full senyum, Minggu (10/7), setelah memastikan diri menyabet dua gelar juara di Malaysia Masters 2022. Due gelar itu dipersembahkan tunggal putra Chico Aura Dwi Wardoyo dan ganda putra, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto.
Chico yang secara mengejutkan mampu lolos hingga babak final, mampu mengalahkan Ng Ka Long Angus pada laga finaldi Axiata Arena, Kuala Lumpur.
Sebuah smes Chico yang menyangkut menjadi poin pertama dalam laga ini. Poin Angus bertambah setelah pengembalian Chico melebar. Chico lantas meraih dua poin beruntun melalui permainan yang tekun.
Chico kemudian meraih poin berkat pertahanan yang kukuh dan permainan net yang baik. Chico memimpin 6-3.
Permainan taktis Chico menyulitkan Angus. Pemain 24 tahun itu kemudian melanjutkan perolehan poin dan jarak menjauh pada kedudukan 9-4.
Angus kemudian berbalik mendapat angin untuk meraih poin. Pemain asal Hong Kong itu meraih keuntungan ketika Chico terburu-buru berusaha meraih poin.
Chico memimpin 11-8. Setelah pertandingan kembali berlanjut Chico dan Angus bergantian meraih poin. Skor pun merapat menjadi 12-12 hingga 15-15.
Angus lantas bisa menyalip poin Chico, namun Chico segera menyamakan kedudukan menjadi 17-17. Skor terus setara hingga poin kritis. Sempat memimpin 20-19, Chico gagal menuntaskan gim pertama setelah nettingnya menyangkut.
Sebuah pengembalian melebar dari Angus membuat Chico memastikan kemenangan 22-20 pada gim pertama.
Chico membuka gim kedua dengan keunggulan 3-0 yang kemudian bisa disamakan oleh Angus sehingga laga lagi-lagi menjadi ketat.
Chico dan Angus lagi-lagi saling bergantian meraih poin. Bak lanjutan gim pertama, adu penempatan bola kembali tersaji. Smes dan pertahanan Chico berhadapan dengan drive akurat Angus. Skor imbang terjaga dari 3-3 hingga 10-10.
Pengembalian bola Angus yang memanjang membuat Chico memimpin 11-10 pada paruh gim kedua. Jarak Chico dan Angus menjauh. Permainan Chico yang rapi membuat Angus terus membuat kesalahan. Chico memimpin 15-10.
Margin sempat bertambah menjadi enam poin pada kedudukan 17-11. Angus berupaya merapatkan jarak, namun yang terjadi malah Chico kian mendekat ke angka kemenangan.
Ketika Chico memimpin 20-12, Angus berusaha bangkit. Kegagalan netting Angus membuat Chico meraih kemenangan.
Chico mengemas kemenangan gim kedua dengan skor 21-15 yang memastikan pemain peringkat 45 dunia itu meraih gelar Malaysia Masters 2022.

All Indonesia Final
sementara itu, Fajar Alfian/M Rian Ardianto juara Malaysia Masters 2022 usai mengalahkan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan 21-12, 21-19 dalam laga all Indonesia final di di Axiata Arena.
Fajar/Rian unggul 4-0 atas Ahsan/Hendra pada awal gim pertama berkat smes keras Fajar dan juga kesalahan pengembalian bola Hendra.
Eror yang dilakukan Rian dalam menempatkan bola ke lapangan lawan membuat Ahsan/Hendra meraih poin pertama 1-5.
Fajar/Rian unggul 11-5 pada interval gim pertama, setelah return service Rian tidak bisa dikembalikan Ahsan.
Permainan cepat diperagakan Fajar/Rian. Fajar yang banyak bertugas di depan net sengan sigap menyergap pengembalian bola Ahsan/Hendra.
Pengembalian dari Ahsan yang terlalu melebar membuat Fajar/Rian unggul 19-11. Smes keras Rian yang tidak bsa dikembalikan Hendra dengan sempurna membuat Fajar/Rian menang 21-12 pada gim pertama.
Pada gim kedua Ahsan/Hendra kembali tertinggal dari Fajar/Rian, 3-5. Tetapi Ahsan/Hendra segera bangkit dengan berbalik unggul 7-5.
Smes keras Ahsan tidak bisa dikembalikan Rian yang membuat The Daddies unggul 8-7. Poin Ahsan/Hendra bertambah jadi 9-7 setelah pengembalian bola Fajar tidak sempurna.
Pengembalian bola yang tidak sempurna dari Hendra saat melakoni drive membuat Fajar tidak membuang peluang guna menyamakan skor kadi 17-17.
Netting tipis yang gagal dari Hendra membuat Fajar/Rian menambah keunggulan jadi 19-18. Netting yang lagi-lagi gagal dari Ahsan/Hendra membuat Fajar/Rian meraih match point 20-19.
Pukulan Rian yang dianggap melebar di-challenge. Hasilnya video menyatakan masuk. Fajar/Rian menang 21-19 sekaligus juara Malaysia Masters 2022.

Sayangnya, sukses dua wakil Indonesia itu gagal diikuti ganda campuran Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari, yang kalah dari Zheng Si We/Huang Ya Qiong 17-21, 12-21 di Axiata Arena, Minggu (10/7).
Drop shot Zheng Si Wei yang menyangkut di net membuat Rinov/Pitha mendekat dengan 3-4. Pukulan Huang Ya Qiong yang mengenai net membuat kedudukan imbang 5-5.
Penempatan bola yang apik dari Rinov dengan backhand ke sisi kiri Zheng/Huang membuat pasangan Indonesia untuk kali pertama berbalik unggul 8-6.
Pukulan overhead Rinov yang jatuh di lapangan sendiri membuat Zheng/Huang unggul 11-9 pada interval gim pertama.
Usai interval Rinov/Pitha bisa menyamakan skor jadi 11-11. Tetapi smes Rinov yang melebar ke kiri membuat ganda China kembali unggul 12-11.
Kesalahan menempatkan kok terlalu ke kanan membuat unggulan pertama ini unggul 16-14. Lima angka didapat Zheng/Huang jadi 19, sementara Rinov/Pitha tertahan di angka 14.
Pada gim kedua Rinov/Pitha bermain lebih taktis. Permainan net yang apik dari Pitha dikombinasikan smes keras Rinov membuat ganda Indonesia itu unggul 6-3.
Tetapi sejumlah kesalahan Rinov dan Pitha, di antaranya pengembalian kok yang tanggung membuat Zheng/Huang menyamakan skor jadi 6-6.
Servis flick Zheng yang mengecoh Rinov membuat mereka unggul 11-8 pada interval gim kedua. Usai interval Rinov/Pitha kesulitan memberikan perlawanan kepada Zheng/Huang.
Zheng/Huang bisa mendapat lima poin beruntun untuk unggul 16-4. Sementara Rinov/Pitha hanya menambah dua poin guna memperkecil skor jadi 11-18.(*)
















