Bukittinggi Siap Jadi Percontohan Hadapi New Normal di Sumbar

Penulis -

Rabu, 27 Mei 2020 - 21:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bukittinggi, Prokabar — Pemerintah Kota (Pemko) Bukittinggi bersiap untuk lepas dari pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), sejumlah kajian-kajian terkait penerapan tatanan baru New Normal telah dipersiapkan oleh pemerintah setempat.

Hal ini disampaikan oleh Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit disela kunjungannya ke Balaikota Bukittinggi di Gulai Bancah, Rabu (27/05).

Menurut Nasrul, usulan Pemko Bukittinggi untuk lepas dari PSBB bak gayung bersambut dengan adanya kebijakan pemerintah pusat yang akan menurunkan tim pendisiplinan dari TNI-POLRI untuk 4 provinsi di Indonesia, dimana salah satunya adalah Provinsi Sumatera Barat.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Pada kesempatan ini ia juga meminta kepada Pemko Bukittinggi untuk melengkapi sekaligus mematangkan kajian-kajian yang diperlukan sekaitan dengan penerapan New Normal.

Selanjutnya Wagub Nasrul juga mengapresiasi kebijakan yang telah dijalankan oleh Kota Bukittinggi, dimana diakui pemutusan rantai kasus positif dipandang cukup berhasil melalui upaya pelacakan sebaran atau tracing yang gencar dilakukan.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

“Sekarang kondisi Covid-19 sudah mulai melandai di Bukittinggi, kasus-kasus baru tidak ada lagi, jadi sudah bisa diatasi secara penanggulangan epidemologi,” jelasnya.

Sementara Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias mengatakan bahwa banyak alasan yang mendasari Bukittinggi ingin lepas dari PSBB, diantara adalah persoalan ekonomi.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

“Memang kehidupan masyarakat Bukittinggi hanya dua, pariwisata dan perdagangan, jika dua sektor ini tidak jalan, mati semua,” ungkap Ramlan.

Untuk itu secara bertahap pihaknya akan berupaya untuk memulihkan perekonomian di Kota Bukittinggi, baik dengan membuka kembali objek wisata, perhotelan, tempat ibadah dan pasar serta sekolah sesuai dengan persyaratan penerapan New Normal. (*)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB