Padang, Prokabar – Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit membuka Musyawarah Wilayah (Muswil) VII Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Senin, (26/8) di Auditorium Gubernuran Sumbar.
Muswil VII mengangkat tema “Pembinaan SDM Profesional Religius di Era Revolusi Industri 4.0 dan Mendukung Pelaksanaan Ekonomi Syariah di Sumatera Barat”.
Pada kesempatan itu Nasrul Abit, mengapresiasi kegiatan LDII, apalagi tema yang diusung cocok dan sejalan dengan semangat Pemprov Sumbar. Dia berharap dai bisa menjadi penyejuk serta pemersatu umat.
“Dai sangat dekat dan bersentuhan langsung dengan masyarakat, bisa membantu kerja pemerintah baik dalam sektor ekonomi maupun menciptakan SDM unggul,” katanya.
“Terkait ekonomi syariah, Bank Nagari sebagai bank daerah telah memulai mengarah kesana dengan membentuk unit usaha Bank Nagari Syariah. Untuk berkonversi secara keseluruhan tentu perlu kesepakatan bersama termasuk DPRD,” tambah Nasrul Abit.
Ketua Umum LDII, Prof. KH. Abdullah Syam menjelaskan, konsep ekonomi syariah yang ditawarkan LDII merupakan konsep hidup sejahterah bebas riba.
Menurutnya konsep tersebut sesuai dan cocok untuk Indonesia tidak hanya bagi umat Islam. Apalagi Sumatera Barat yang punya falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah.
“Inggris saja yang bukan negara Islam telah menerapkan ekonomi syariah, di Manado nasabah Bank Syariah juga banyak dari non muslim,” ujarnya.
Dijelaskannya, selain memikirkan ekonomi umat, LDII juga berperan membentuk SDM Indonesia yang religius dengan berbagai wadah salah satu wadah dakwah.
“Era Digitalisasi ini kami manfaat untuk membangun SDM umat, bagaimana umat bisa mengikuti jaman, namun tetap religius,” katanya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPW LDII Sumbar, Gustav menyampaikan, secara internal LDII telah melakukan konsep ekonomi syariah berbasis bisnis syariah berbentuk baitul maal wa tamwil (BMT). Sejak tiga tahun belakangan BMT telah berjalan di tiga koordinator daerah (korda) di Sumbar. Bahkan sahamnya sudah menjadi Rp1 miliar.
“Sekitar 60 persen warga LDII berperan dalam BMT, ini akan terus kami kembangkan kedepan,” katanya.
Pembukaan Muswil VII LDII juga dihadiri Kapolda Sumbar Irjen Pol Fakhrizal, Perwakilan dari Kejaksaan Tinggi Sumbar, Perwakilan Korem 032 dan beberapa perwakilan DPP LDII.
Kemudian untuk membahas ekonomi syariah, LDII Sumbar akan mengadakan seminar khusus dengan mengundang beberapa pakar dan pelaku ekonomi syariah.
Dari Muswil itu dihasilkan pengurus LDII Sumbar 2019-2024 yakni :
Dewan Penasihat :
Ketua : Ir H Zulfikri
Sekretaris : Ir H Gustav
Anggota Drs H Masirin
H sunarto
Dr H Agita Tjandra Dt Sadeo MSc
Mursalin Dt Patiah Lasak
Pengurus Harian DPW LDII masa bakti 2019-2024
Ketua : M Ari Sultoni, SH MH
Wakil Ketua : H Ahmad Nashir
Bustari Badal, MP
Afrizal SE
H M Shodiqin
Sekretaris : Mario Sofia Nasution
Wakil Sekretaris Rohmat Syahrin
Drs.Lukito
Bendahara Renol, SPI
Wakil Bendahara Hasan Basri
(mbb)


















