Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

Buaya Muara Kembali Bertelur Di Kebun Sawit Warga Tiku V Jorong

Dibaca : 448

Agam, Prokabar — Seekor satwa buaya muara (crocodylus porosus) kembali ditemukan bertelur di kebun kelapa sawit milik warga Jorong Ujuang Labuang Timur, Nagari Tiku V Jorong, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam, Senin (25/01).

“Buaya tersebut diketahui membuat sarang dan bertelur ketika warga sedang melakukan pengolahan lahan. Mempergunakan alat berat untuk penanaman kelapa sawit di lokasi tersebut,” ungkap Ade Putra, Kepala Resor BKSDA Agam, kepada Prokabar.com, Senin (25/1).

Hasil pemantauan BKSDA diketahui jumlah telur satwa langka dan dilindungi itu berjumlah 53 butir. 7 diantaranya sudah pecah dan rusak. “Saat ini kami sudah memasang spanduk pemberitahuan dan peringatan di lokasi. Berjarak 400 meter dari pemukiman warga,” terangnya.

Berdasarkan prilaku dan kebiasaan, telur buaya muara akan menetas dalam 90 sampai dengan 110 hari. Selama masa itu, sang induk akan selalu berada dan berjaga di sekitar sarangnya.

Biawak dan kadal merupakan predator yang selalu mengintai keberadaan telur satwa buaya. Sehingga hal ini membuat sang induk lebih waspada dan agresif terhadap keberadaan makhluk lain di sekitarnya.

“Dengan adanya temuan ini, maka merupakan keempat kalinya dari rangkaian beberapa tahun belakangan ini. Seperti tahun 2018, 2019, 2020 dan 2021 ini satwa buaya bertelur di lokasi itu,” imbuhnya.

Satwa buaya cenderung mencari tempat yang aman dan nyaman untuk kawin dan bertelur. Sehingga diduga lokasi tersebut dianggap aman dan nyaman maka dijadikan tempat bertelur oleh satwa yang aktif pada malam hari tersebut.

“Buaya merupakan jenis satwa yang dilindungi oleh peraturan perundangan di Indonesia. Hal itu tertuang sesuai dengan undang-undang nomor 5 tahun 1990 tentang konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya,” tutup Ade Putra. (rud)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top