Buaya Bertelur Di Pekebunan Sawit, BKSDA Sterilkan Lokasi

Penulis -

Minggu, 13 Januari 2019 - 11:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanjung Mutiara, Prokabar — Buaya Bertelur Di Perkebunan Sawit, Jorong Ujuang Labuah Timur, Nagari Tiku Limo Jorong, sempat menghebohkan masyarakat setempat telah mendapat penanganan dari BKSDA Provinsi Sumatra Barat, Resor Agam. Ade Putra, selaku Pengendali Ekosistem Hutan BKSDA menyebutkan setelah mendapat informasi dan melihat langsung ke lokasi, membenarkan adanya penampakan buaya yang menjaga telurnya.

“Setelah kita telusuri dan menangapi laporan masyarakat, benar adanya penampakan buaya disekitarnya ada tumpukan jerami, didalamnya ada telur diperkirakan 40 buah. Diperkirakan ia akan menjaga telur itu sekitar 60 hingga 80 hari,” terang Ade.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Ia melanjutkan Buaya yang dekat sekali dengan pohon sawit tersebut memiliki panjang 4 meter dengan jenis kelamin jantan. “Buaya itu berjenis kelamin jantan, dan dimungkinkan Buaya betina mencari makanan,” ungkapnya lagi.

Ade kembali berkata, sebelumnya di 2018 lalu, juga ada Buaya yang bertelur di sekitar sini. Bahkan ukurannya melebihi Buaya saat ini. “Lokasi ini tepat berada di perkebunan sawit, berjarak 300 meter dari pemukiman masyarakat. Buaya ini juga sudah menjahui lokasi habitannya di Muara Sungai sekitar 500 meter. Dan sebelumnya, bulan januari 2018, juga ada Buaya yang bertelur,” tutur Pengendali Ekosistem Hutan BKSDA Resor Agam tersebut.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Melihat situasi Dan kondisi dilapangan ini, terlihat persediaan air yang cukup dan jauh dari predator lainnya menjadikan lokasi tersebut nyaman untuk bertelur. Lokasi tersebut sudah diamankan dengan tali pembatas disertai berbagai tanda baca peringatan kepada masyarakat. Selain hewan buas berbahaya bagi manusia, ternyata hewan yang dilindungi undang-undang.

“Kami menghimbau seluruh warga untuk bersama-sama menjaga dan melindungi hewan tersebut. Sehingga proses penetasan telurnya tidak terganggu,” pungkas Ade.

Sementara itu, Zaida Koto (55) warga setempat menambahkan kejadian penampakan Buaya bertelur sudah ke dua kali di sekitar lokasi. Meski demikian sejauh ini tidak ada korban atau pemangsaan hewan ternak yang berjarak 300 meter dari pemukiman. 

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Meski demikian, setelah mengetahui hal tersebut, warga setempat turut andil menjaga dan melindungi lokasi, sehingga tidak ada warga yang masuk ke area tersebut. “Tahun lalu saat penampakan pertama, banyak warga yang berbondong-bondong ke sini. Dan kali ini, kita melarang keras warga, yang terkadang hanya sekedar melihat-lihat saja. Padahal itu sangat membahayakan diri mereka sendiri,” tegasnya. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB