Bandung, Prokabar.com – 17 orang atlet Silat Perguruan Kesatria Naga Putih berhasil meraih prestasi gemilang di Satria Warrior Championship 2026, di Gor Laga Tangkas Pakansari, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, pada Sabtu-Minggu, (22-23/8). Semua atlet Silat dari Tanjung Raya dan Lubuk Basung ini, merupakan pelajar SDN 09 Bancah, MTSs 9 Agam, MTSs 11 Agam, MIN 8 Agam dan 2 orang dari SMAN 1 Lubuk Basung.
Angku Maswir Jamaan Datuak Maka, seorang perantau berdomisili di Jakarta asal Jorong Bancah, Nagari Maninjau mengatakan, pihaknya sangat bangga ada generasi penerus asal Bancah yang meraih medali emas dalam perlombaan tersebut. Perguruan Kesatria Naga Putih melalui pelatih Afrizal Sutan Makmur alias Suhu Rizal, sudah banyak melahirkan atlet silat terbaik dan meraih prestasi.
“Dari 17 orang atlet dari Agam, semuanya berhasil meraih medali. Bahkan 12 orang meraih medali emas, empat medali perak dan satu medali perunggu. Salah satu peraih medali emas yakni Bramantyo Assyahid, cucu kami dari SDN 09 Bancah.” Ungkap perantau Maninjau pensiunan Bank ini.

Angku Datuak Maka melanjutkan, Tio telah menjadi atlet Silat Nasional. Turnament silat ini tidak dapat kita anggap enteng, hampir seluruh perguruan silet se Indonesia ikut berkompetisi. Dan semua atlet Perguruan Silat Kesatria Naga Putih meraih medali.
“Prestasi ini langsung menjadikan Afrizal Sutan Makmur menjadi Pelatih Terbaik di Turnamen Satria Warrior Championship 2026.” Tuturnya.
“Pelatihnya dalam hal ini Afrizal, cukup bijak mengayomi anak-anak, agar tetap fokus. Dari 17 katagori semuanya lolos dan meraih medali. Semuanya memperoleh medali, termasuk Tio dari SD 09 Bancah. San kehadiran kami selaku perantau, memberi apresiasi sesuai niat dan janji yang telah kami buat untuk Tio yang berani tampil. Apalagi meraih medali emas, mengharumkan nama baik kampung halaman,” Pungkas Bapak Maswir Jamaan. (rud)
















