BPS : Kualitas Kehidupan Masyarakat Sumatera Barat Terus Meningkat

Penulis -

Selasa, 7 Mei 2019 - 13:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Kualitas kehidupan warga di Sumatera Barat meliputi aspek kesehatan, pendidikan hingga pemenuhan kebutuhan hidup terus meningkat mengacu kepada angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM) setempat yang terus naik.

“Angka Indeks Pembangunan Manusia Sumbar 2018 berada pada angka 71,73 atau telah melampaui angka nasional yang hanya 71,39,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Barat Sukardi, Selasa (7/5).

Ia menjelaskan indeks pembangunan manusia merupakan indikator yang digunakan untuk mengukur keberhasilan pemerintah dalam upaya membangun kualitas hidup manusia yang juga merupakan salah satu komponen yang digunakan pemerintah dalam penentuan dana alokasi umum serta penghitungan dana insentif daerah.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

IPM menggambarkan bagaimana penduduk dapat mengakses hasil pembangunan dalam memperoleh pendapatan, kesehatan , pendidikan dan lainnya, ujar dia.

Ia menerangkan IPM dibentuk oleh tiga dimensi dasar, yaitu umur panjang dan hidup sehat atau angka harapan hidup saat lahir, pengetahuan yang dilihat dari rata-rata lama sekolah dan harapan lama sekolah serta standar hidup layak yang diukur dari pengeluaran per kapita.

Untuk angka harapan hidup saat lahir di Sumbar telah mencapai 69,01 tahun atau naik 0,23 tahun dibanding tahun lalu, artinya setiap bayi yang lahir di Sumbar punya harapan hidup hingga usia 69 tahun, ujar dia.

Sementara harapan lama sekolah di Sumbar telah mencapai 13,95 yang artinya anak-anak di Sumbar berpeluang menamatkan pendidikan hingga lulus diploma dan rata-rata lama sekolah mencapai 8,76 tahun atau setara dengan kelas II SMP.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Kemudian pengeluaran per kapita warga Sumbar pada 2018 mencapai Rp10,63 juta per tahun atau meningkat Rp332 ribu dibanding tahun sebelumnya , kata dia.

Sukardi menyampaikan sejak 2010 hingga 2018 IPM Sumbar terus mengalami peningkatan dari status sedang menjadi tinggi.

Pada 2010 IPM Sumbar hanya 67,25 pada 2018 sudah berada pada posisi 71,73, ujarnya.

Jika dilihat menurut kabupaten dan kota, Kabupaten Kepulauan Mentawai merupakan daerah dengan IPM yang tumbuh paling pesat yaitu dari 59,25 menjadi 60,28 atau tumbuh 1,64 persen dalam setahun terakhir.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Selain itu daerah dengan peningkatan IPM paling tinggi lainnya adalah Kabupaten Tanah Datar 1,24 persen dan Kabupaten Padang Pariaman 1,16 persen.

Sebaliknya tiga daerah dengan pertumbuhan IPM paling lambat pada 2018 adalah Payakumbuh sebesar 0,41 persen, Kota Bukittinggi 0,39 persen dan Kota Padang Panjang 0,38 persen, lanjut dia.

Sementara dari 19 kabupaten dan kota di Sumbar IPM tertinggi diraih kota Padang dengan skor 82,25 atau masuk kategori sangat tinggi.

Sedangkan IPM terendah diperoleh oleh Kabupaten Kepulauan Mentawai yang berada pada angka 60,28 atau masuk kategori sedang.(*/mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB