BPBD Agam Berjibaku Padamkan Api Lahan Sawit Terbakar di Tiku

Penulis -

Rabu, 10 Februari 2021 - 23:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanjung Mutiara, Prokabar – Kebakaran lahan sawit warga terus berlangsung di Rimbo Gadang Aia Maruok, Nagari Tiku, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam. Kejadian diketahui sejak Senin (8/2) lalu, belum diketahui penyebab pastinya.

“Namun kerugian kebakaran lahan sawit warga itu diperkirakan puluhan juta rupiah,” ungkap Kalaksa BPBD Agam, M. Lutfi didampingi Kabid Kedaruratan dan Logistik, Syafrizal, Rabu (10/2), saat upaya pemadaman bersama 8 orang tim satgas regu dua BPBD Agam.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Penanggulangan bencana kebakaran itu baru bisa dilakukan Selasa (9/2) kemaren. Dan dimungkinkan akan berlangsung dua hingga tiga hari ke depan. Bahkan bisa lebih.

“Lokasi kebakaran lahan ini cukup jauh ditempuh. Dan tidak bisa langsung membawa kendaraan roda empat atau roda dua. Sehingga peralatan harus ditenteng berjalan hingga 1 km ke dalam lokasi,” terang Kalaksa.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Kondisi diperparah cuaca panas yang telah berlangsung empat hari belakangan disertai angin kencang. “Kita berharap hujan, karena upaya pemadaman cukup sulit dengan kondisi lahan yang cukup luas. Saat ini sudah mencapai 15 hektar, yang sebelumnya hanya 10 hektar,” paparnya.

Tim regu penanggulangan dari BPBD Agam dibagi tiga dengan jadwal khusus pagi dan siang. Satu regu berjumlah 10 orang didampingi Kalaksa dan Kabid KL BPBD Agam.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

“Kita menghimbau warga untuk lebih menjaga lahan sawitnya, untuk tidak kembali terjadi kebakaran ini. Selain dapat merugikan usaha sendiri, juga dapat menimbulkan kerugian dan bencana besar dari orang lain,” tutup Lutfi. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB