Nasional

BNN Ungkap Pabrik Narkoba Di Majene

Majene, Prokabar — Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap pabrik gelap narkoba atau clan lab di kawasan Majene, Sulawesi Barat.

Dalam keterangan tertulis yang diterima, Kamis (9/8), Kepala BNN Heru Winarko menyatakan, petugas mengamankan empat tersangka berikut barang bukti berupa narkotika dan bahan pembuat atau prekursor narkotika.

Kasus ini berawal saat tim BNN mengamankan tersangka SWA (pria, 29 tahun) saat memproduksi shabu di rumahnya yang berlokasi di BTN Griya Pesona Lembang, Kecamatan Banggae Timur, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat,  Kamis (9/8).

Di rumahnya, kata Heru, disita narkotika dan prekursor berupa cairan mengandung shabu sebanyak 4.520 ml, sulfuric acid 1.000 ml, hydrochloric acid 5.200 ml, Acetone 1.000 ml dan 20.000 ml cairan mengandung ephedrine.

Selain itu petugas menyita bahan kimia lainnya seperti mesitylene atau trimethylbenzene 3.000 ml, lodine seberat 3.000 gram, 650 gram  red phosphor 2.500 gram NaOH.

Selanjutnya petugas melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan JUF (44 thn) yang berperan sebagai pengambil obat, dan pengantar barang ke kantor pos di kawasan Komplek Pasar Petoosang kecamatan Alu, Polewali Mandar, Sulawesi Barat.

“Tersangka lainnya yang diamankan adalah HAS yang berperan sebagai tester shabu (43 th) di Jalan Lorong Barito, Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat,” kata Heru.

Ketiga tersangka dikendalikan oleh seorang napi LP Klas I  Tangerang bernama Lheksy. Ia divonis 20 tahun penjara pada 2010 karena kasus produksi shabu di Villa Regency, Tangerang.

Para tersangka dikenakan pasal 113 ayat (1) jo pasal 132 ayat (1) dan pasal 129 huruF a,b, dan c Jo pasal 132 (1) UU RI No.35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal pidana mati. (*/hdp)

Berani Komen Itu Baik

Loading...
To Top