BMKG : Waspada Angin Kencang Hingga 60 KM/Jam Dua Hari ke Depan

Penulis -

Sabtu, 22 Februari 2020 - 11:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Warga yang bemukim di pesisir barat Sumatera Barat diminta mewaspadai dampak dari angin kencang yang berembus hingga kecepatan 60 kilometer per jam yang diperkirakan akan terjadi hingga dua hari ke depan berdasarkan perkiraan Badan Meteorologi Klimatologidan Geofisika.

“Sejak tiga hari terakhir di wilayah Sumbar khususnya pesisir barat terjadi angin kencang dengan kategori ekstrem mencapai 60 kilometer per jam pada pagi hingga siang hari,” kata Kepala Seksi Observasi dan Informasi BMKG Minangkabau Yudha Nugraha, Sabtu (22/2).

Baca Juga :  Wakil Wali Kota Maigus Nasir Saksikan Penyembelihan Sapi Kurban 964 Kg dari Presiden Prabowo di Padang

Ia menjelaskan angin tersebut disebut angin timuran dan setelah melewati Bukit Barisan kecepatannya menjadi bertambah.

Oleh sebab itu daerah yang berada di lereng bukit kecepatan angin akan menjadi lebih kencang dirasakan, kata dia.

Yudha menyampaikan angin kencang ini terjadi di sepanjang wilayah pesisir barat Sumbar mulai dari Pesisir Selatan, Padang, Padang Pariaman, Pariaman, Agam hingga Pasaman Barat.

BMKG memperkirakan cuaca di Sumbar pada 22 Februari pada pa cerah berawan hingga sore hari.

Baca Juga :  Pemkab Dharmasraya Raih WTP Murni Atas LKDP Tahun 2025 Dari BPK-RI

Pada malam hari terdapat potensi hujan ringan di wilayah Solok Selatan, Pesisir Selatan, Kabupaten Solok dengan suhu udara 18 sampai 33 derajat celcius.

Ia mengingatkan kepada warga masyarakat mewaspadai dampak dari angin kencang ini karena bisa menyebabkan pohon tumbang.

BMKG memperkirakan terjadi cuaca ekstrem di Sumatera Barat hingga Maret 2020.

“Kondisi cuaca di Sumbar pada umumnya hingga Maret diperkirakan masih cenderung terjadi hujan,” kata dia.

Seebelumnya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang mengingatkan warga setempat mewaspadai dampak cuaca ekstrem yang terjadi hingga Maret 2020 berpotensi menyebabkan banjir hingga longsor.

Baca Juga :  Rusak Alam Lewat Tambang Liar, Siap-Siap Terima Azab Allah! Alquran Sudah Peringatkan 15 Abad Lalu

“Berdasarkan informasi dari BMKG hingga Maret 2020 ada potensi cuaca ekstrem, masyarakat diminta lebih waspada dan melakukan antisipasi,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang Barlius.

Menurut dia dampak cuaca ekstrem menimbulkan bencana hidrometeorologi yang paling nyata di Padang adalah pohon tumbang.

“Karena itu masyarakat harus waspada misalnya saat akan parkir kendaraan jangan disamping pohon yang berpotensi tumbang karena bisa menimpa kendaraan,” ujarnya.(*/mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rahmat Saleh: Laporan IKM terhadap Abu Janda Harus Diproses hingga Tuntas
Pemkot Padang Mantapkan Langkah Menuju Kota Gastronomi UNESCO Lewat Ubud Food Festival 2026
Tanah Kongsi Bersolek Jadi Pusat Kuliner Heritage
Buruan Pesan..! Sebanyak 13 Ribu Tempat Duduk KA Lokal Libur Panjang Idul Adha di Sumbar Masih Tersedia
Pemkab Dharmasraya Raih WTP Murni Atas LKDP Tahun 2025 Dari BPK-RI
Sapi Kurban Bantuan Presiden RI Diserahkan Wabup Dharmasraya Ke Masjid Nurul Huda Nagari Sungai Kambut
Rugi Ratusan Juta Korban Kebakaran Pasaman Dibantu Pemkab
Laporan Keuangan 2025 Rapi dan Profesional Pasaman Raih WTP ke-13 Kali

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 09:00 WIB

Rahmat Saleh: Laporan IKM terhadap Abu Janda Harus Diproses hingga Tuntas

Sabtu, 30 Mei 2026 - 20:24 WIB

Pemkot Padang Mantapkan Langkah Menuju Kota Gastronomi UNESCO Lewat Ubud Food Festival 2026

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:56 WIB

Tanah Kongsi Bersolek Jadi Pusat Kuliner Heritage

Sabtu, 30 Mei 2026 - 16:43 WIB

Pemkab Dharmasraya Raih WTP Murni Atas LKDP Tahun 2025 Dari BPK-RI

Sabtu, 30 Mei 2026 - 16:41 WIB

Sapi Kurban Bantuan Presiden RI Diserahkan Wabup Dharmasraya Ke Masjid Nurul Huda Nagari Sungai Kambut

Berita Terbaru

Peninjauan ke kawasan Pasar Tanah Kongsi.

Daerah

Tanah Kongsi Bersolek Jadi Pusat Kuliner Heritage

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:56 WIB

Bola

Ini Starting Line Up PSP Melawan Mataram Utama

Sabtu, 30 Mei 2026 - 17:00 WIB