BMKG Temukan Tiga Titik Api di Wilayah Sumbar

Penulis -

Kamis, 16 Agustus 2018 - 23:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Berdasarkan hasil pemantauan menggunakan satelit, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Ketaping di Padang Pariaman menemukan tiga titik api di wilayah Sumatera Barat.

“Tiga titik api tersebut berada di Kabupaten Pesisir Selatan tepatnya di Tapan, dua titik dengan tingkat kepercayaan kuat dan satu lagi rendah,” kata Kepala Seksi Informasi dan Observasi BMKG Ketaping Padang Pariaman Yudha Nugraha, Kamis (16/8).

Menurut dia selain tiga titik tersebut terdapat satu titik api lagi yang lokasinya berada di perbatasan antara Pasaman dengan Riau.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

“Akan tetapi titik tersebut tidak masuk wilayah Sumbar,” katanya.

Ia menyampaikan cuaca udara di Sumatera Barat dalam beberapa hari terakhir didominasi oleh kering dengan suhu udara berkisar 24 derajat dan tertinggi 31 derajat Celcius.

Berdasarkan pantauan atmosfer beberapa hari ke depan ada potensi hujan dengan intensitas sedang hingga ringan di Padang Panjang, Bukittinggi, Solok dan Limapuluh Kota.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Sementara di daerah pesisir mulai cerah dan berawan, kata dia.

Terkait dengan terlihatnya kabut asap tipis di Padang ia menyampaikan hal itu bukan berasal dari asap kebakaran lahan melainkan debu dan asap kendaraan yang terkumpul akibat cuaca cerah beberapa hari terakhir.

Terpisah Kepala UPTD Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) Pesisir Selatan, Dinas Kehutanan Sumbar, Madrianto menyampaikan terjadi kebakaran lahan gambut di Nagari Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan, sejak Senin (13/8) hingga saat ini.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

“Kebakaran agak sulit dipadamkan karena berada di areal gambut. Kami bersama masyarakat berupaya memadamkan api dengan melakukan penyiraman serta membuat sekat bakar,” kata dia.

Selain pihaknya dan masyarakat, anggota TNI, Polisi, pemadam kebakaran serta personel dari Dinas Kehutanan Sumbar juga ikut serta memadamkan api.

Ia memperkirakan kebakaran hutan telah mencapai lebih kurang 300 hektare. (*/mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB