Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

BMKG Sumbar Akan Tambah Empat Sensor Pencatat Gempa di Mentawai

Ilustrasi
Dibaca : 169

Mentawai, Prokabar — Badan Meteorologi dan Klimatologi Geofisika (BMKG) Provinsi Sumatera Barat akan kembali memasang alat sensor pencatat gempa bumi di Kabupaten Kepulauan Mentawai.

“Kita telah adakan pertemuan dan memohon izin kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai. Kita mau memasang empat alat sensor shelter sensor seismik broadband seismograph, dengan tujuan untuk merapatkan jaringan,” kata Koordinator BMKG Sumatera Barat, Irwan, dilansir dari MC Mentawai, Rabu (15/1)

Ia menjelaskan, untuk mendapatkan data yang akurat minimal suatu daerah harus memiliki empat buah sensor shelter pencatat gempa bumi, sejauh ini Mentawai hanya memiliki dua buah sensor shelter sehingga tidak maksimal untuk memberikan data jika terjadi suatu bencana di daerah tersebut.

“Dengan ditambahnya empat sensor ini maka akan ada enam sensor di Mentawai, otomatis dari data Mentawai saja kita bisa memberi peringatan dini selama tiga menit terjadinya Tsunami kepada masyarakat Mentawai,” ujarnya.

Menurutnya, jika ini tidak dimaksimalkan atau tidak dibangun maka data mesti harus diambil dari daerah lain seperti Bengkulu atau Padang, sementara kejadian bencana di Mentawai.

Selain itu akan dipasang peralatan-peralatan yang bisa memproses data melalui sensor yang ada di Mentawai, kemudian data tersebut dari tempat kejadian langsung ke pusat melalui komunikasi satelit kemudian dikirim kembali dengan cepat, sehingga apa yang dikerjakan oleh BMKG pusat sama kerja seperti yang ada di Mentawai.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kabupaten Kepulauan Mentawai, Novriadi mengatakan, dua alat sensor sebelumnya terletak di Siberut Utara dan Pagai Selatan, sedang empat lagi yang rencana dipasang di yaitu di Kecamatan Siberut Barat, Kecamatan Siberut Barat Daya, di Sipora Utara di Kantor BPBD, kemudian di Puskesmas Malakopa, Kecamatan Pagai Selatan.”Tapi ini belum final, masih kita bicarakan,” kata Novriadi. (*)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top