Agam, Prokabar – BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika) Jakarta merilis dan tersebar di group kebencanaan terkait cuaca ekstrim melanda Sumatera Barat pada 2 November dan 3 November 2021.
Selain wilayah Sumatera Barat juga terdapat lima daerah lainnya yang rawan bencana berstatus siaga.
Lima wilayah tersebut seperti Sumatera Selatan, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat dan Jawa Tengah. Status Siaga untuk prakirawan waktu dua ini, yakni 2 November 2021 dan 3 November 2021.
“Waspada potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dapat disertai petir atau kilat dan angin kencang pada siang, sore dan malam hari di wilayah Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Pasaman, Limapuluh Kota, Payakumbuh, Agam, Padang Pariaman, Pariaman, Padang, Kabupaten Solok, Pasisir Selatan, Solok Selatan,” unggah BMKG Jakarta.
Adapun beberapa kejadian dalam waktu dekat ini, Prokabar.com memantau sejumlah kejadian. Seperti Gempa Bumi dengan kekuatan 6.2 skala MMI, pada 2 November 2021, waktu 00:04:16 WIB. Lokasi kejadian 16 km 0.19 LU – 96.58 BT dengan Pusat gempa berada di laut 130 km Barat Daya Nias Barat. Dirasakan (Skala MMI): III-IV Nias Barat, III-IV Nias selatan, III-IV Mentawai, II-III Gunung Sitoli, III-IV Nias Utara, II Pak Pak Barat, III Aceh Singkil.
Sementara itu, tanah longsor terjadi di Jorong Sigiran Nagari Malalak Utara, Kecamatan Malalak. Material longsor Menutupi sebahagian akses jalan dengan panjang material longsor 5 meter dan ketinggian 3 meter. Akses jalan bisa dilewati dengan sistem buka tutup.
Satgas BPBD Kabupaten Agam bersama PUTR Kabupaten Agam, Pemerintah Kecamatan dan Nagari melakukan pendataan dan pembersihan material longsor dengan menggunakan alat berat.
“Akses jalan kembali normal pada pukul 18.10 WIB. Kami menghimbau masyarakat untuk tetap waspada cuaca ektrim curah hujan lebat, angin kencang dan petir,” terang Kalaksa BPBD Agam, Muhammad Lutfi, Selasa (2/11). (rud)
















