BKSDA Selamatkan Harimau di Perkebunan Kelapa Sawit Pasbar

Penulis -

Senin, 19 Juli 2021 - 21:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Agam, Prokabar – Lima hari melakukan penanganan konflik di area Perkebunan Kelapa Sawit PT. Pasaman Marama Sejahtera (PMS), akhirnya Tim BKSDA Sumatera Barat berhasil menyelamatkan satwa Harimau Sumatera (panthera tigris sumaterae), Senin (19/7).

Harimau tersebut diberi nama Kanti Marama yang sebelumnya telah memasang sejumlah boxtrap, dan masuk perangkap sekitar pukul 09.00 WIB.

“Sesuai Standar Operasional Pelaksana, kami akan mengevakuasi satwa dari lokasi menuju ke Taman Marga Satwa Budaya Kinantan atau TMSBK di Bukittinggi, untuk dilakukan observasi,” Kepala KSDA Sumatera Barat, Ardi Andono, Senin malam (19/7).

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Ia melanjutkan, seekor Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) itu muncul di area perkebunan kelapa sawit di daerag Sungai Aur Kabupaten Pasaman Barat, Rabu (14/07). Video kemunculan satwa itu sempat terekam gawai dari pekerja dilokasi dan beredar dimedia sosial.

“Satwa terlihat mengikuti kendaraan yang digunakan pekerja dari arah belakang dan kemudian tidak lama menghilang dalam semak-semak kebun kelapa sawit,” tuturnya.

BKSDA Sumatera Barat kemudian mendapatkan laporan itu dan menurunkan tim untuk melakukan penanganan. Bersama manajemen perusahaan dan di backup personil satuan Brimob, melaksanakan identifikasi lapangan di lokasi kemunculan satwa.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Menurut keterangan Frenzy Marwan pimpinan perusahaan PT. PMS, dalam sebulan ini satwa Harimau sudah terlihat beberapa kali di dalam area perkebunan tersebut. Hal ini cukup mengkhawatirkan para pekerjanya.

“Kami akhirnya melakukan pemasangan kamera jebak sebanyak 3 unit, bertujuan memantau pergerakan dan mendapatkan gambaran visual satwa itu. Hasilnya, salah satu camera trap berhasil mendapatkan gambaran visual satwa itu ketika sedang melintas,” jelasnya.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

BKSDA memutuskan untuk mengevakuasi satwa dengan menggunakan dua unit kandang jebak mengingat pengusiran dan penggiringan ke dalam hutan tidak mungkin dapat dilakukan. Kepada pihak manajemen, tim BKSDA meminta agar pekerja tidak beraktivitas dulu di sekitar lokasi kemunculan satwa.

“Kami dari Balai KSDA Sumatera Barat, mengucapkan terima kasih kepada Bupati Pasaman Barat, Pihak Manajemen PT. PMS, Kepolisian, TNI, tokoh adat dan masyarakat sekitar yang telah membantu upaya penanganan ini,” tutup Kepala KSDA Sumatera Barat, Ardi Andono. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB