Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

BKSDA Sarankan Pesisir Tanjung Mutiara Jadi Kawasan Ekosistem Esensial

Dibaca : 340

Agam, Prokabar – Khairi Ramadhan, Kepala Seksi Wilayah I BKSDA Sumbar menyarankan kepada Pemeritah Daerah untuk menjadikan Pesisir Pantai dan Muara Kecamatan Tanjung Mutiara, terutama di Nagari Tiku Lima Jorong sebagai Kawasan Ekositem Esensial. Hal tersebut disampaikannya saat prokabar turut mengikuti kegiatan pemantauan Buaya Bertelur di Nagari Tiku Lima Jorong, Kecamatan Tanjung Mutiara, beberapa hari lalu.

Menurutnya, lokasi tersebut sangat cocok dan dapat dimanfaatkan sebagai potensi wisata minat khusus. Kawasan Ekositem Esensial atau disingkat KEE sendiri merupakan ekosistem di luar kawasan hutan konservasi yang secara ekologis penting bagi konservasi keanekaragaman hayati, mencakup ekositem alami dan buatan dan berada di dalam atau di luar kawasan hutan.

“Ada tiga tipe dari KEE ini. Yakni Tipe ekologi seperti mangrove, karst, gambut, dan perairan darat atau lahan basah. Kedua tipe lanscape didalamnya termasuk habitat endemik dan lintasan satwa liar. Dan ketiga tipe pencadangan sumber daya alam didalamnya termasuk taman keanekaragaman hayati,” ungkap Khairi.

Ia melanjutkan, keuntungannya sangat banyak. Selain dapat mempersempit ruang gerak perburuan satwa dilindungi dan liar, juga dapat dimanfaatkan untuk pengembangan pariwisata minat khusus. “Dan terobosan ini bila terwujud, jelas menjadi peningkatan pendapatan daerah dan perekomonian masyarakat nantinya,” urainya.

Pemerintah Daerah, Baik Pemerintah Provinsi Sumatra Barat maupun Pemerintah Kabupaten Agam, dapat menganggarkan untuk konservasi sendiri. “Dari sisi akademisi atau keilmuan, juga akan meningkatan wawasan dan ilmu pengetahuan masyarakat Sumatra Barat nantinya,” pungkas Kepala Seksi Wilayah I BKSDA Sumatra Barat tersebut. (rud)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top