BKSDA Resor Agam Telusuri Harimau Sumatra Memangsa Ternak Warga Di Matur

Penulis -

Kamis, 26 September 2019 - 08:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Agam, Prokabar – Setelah penemuan ternak warga berupa seekor anak Sapi tewas diterkam Harimau Sumatra, Tim BKSDA Resor Agam dibantu BKSDA Resor Bukittinggi bersama-sama melakukan penelusuran ke Jorong Cubadak Lilin, Nagari Tigo Balai, Kecamatan Matur, Kabupaten Agam, Rabu (25/9). Selama dua hari kedepan, tim bersama masyarakat berupaya menghalau kembali Satwa Dilindungi tersebut ke dalam hutan, dengan cara membunyikan letusan atau suara tembakan.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

“Kami mendapat informasi dari masyarakat, adanya seekor anak Sapi diterkam Harimau Sumatra di daerah Matur dan langsung menelusur ke lokasi. Dan benar, ditemukan jejak kaki Satwa Dilindungi ini di sekitar temuan,” ungkap Syahrial tanjung, Kepala BKSDA Resor Agam.

Ia melanjutkan, di malam pertama telah dilakukan upaya pengusiran agar puncak rantai makanan ini bisa menjauhi perkampungan masyarakat dan kembali ke dalam hutan rimba. Untuk dua hari ini, upaya tersebut akan terus dilakukan, sampai dinyatakan benar-benar aman dan tidak kembali ke lokasi bangkai Sapi yang sudah diterkamnya.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

“Kami bersama masyarakat akan mengubur bangkai Sapi yang sudah diterkam Harimau tersebut agar tidak kembali memancing kehadiran Harimau tersebut. Selain itu, selama dua hari ini, setiap malamnya kami akan terus patroli dan membunyikan merecon karbit, bertujuan mengusirnya dari dekat pemukiman masyarakat,” terangnya.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Jika hasil ini tidak berhasil, jalan satu-satunya baru dilakukan perangkap. Dan ini pun belum tentu berhasil. “Harimau Sumatra bila dilihat dari jejak kaki yang ditemukan, diperkirakan berusia 3 tahun. Masih sangat remaja dan muda. Dan kami akan melakukan pekerjaan ini dengan serius, agar ekosistem hutan tetap terjaga dan terlindungi,” pungkasnya. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB