Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

BKSDA Pasang Perangkap Beruang di Kawasan Kelok 44

Dibaca : 352

Maninjau, Prokabar – Kemunculan satwa langka dan dilindungi Beruang Madu kembali terjadi area perkebunan warga di kawasan Kelok 44, pada minggu (14/2). Untuk antisipasi terjadinya konflik, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) melalui Resor Agam pasang perangkap atau box trap sebanyak dua unit di Jorong Padang Galanggang, Nagari Matur Mudiak, Kecamatan Matur, Senin (15/02).

Berharap dengan pemasangan perangkap ini dapat mengevakuasi satwa langka dan dilindungi itu. Pemasangan perangkap dilakukan bersama aparat pemerintahan nagari dan warga di sekitar lokasi kemunculan satwa.

“Menurut catatan kami, kemunculan satwa ini merupakan yang ketujuh kalinya. Yaitu di Kelok 35, kelok 42, kelok 28, di Jorong Sidang Tangah, Ambun Tanai, Nagari Bayur dan di Kelok 43 Jorong Padang Galanggang,” ungkap Ade Putra, Kepala BKSDA Resor Agam, Senin (15/2).

Berdasarkan hasil identifikasi lapangan dan keterangan beberapa saksi mata, diduga satwa beruang yang muncul berkali-kali tersebut adalah individu yang sama.

“Hasil analisa tanda-tanda keberadaan, satwa diperkirakan berusia 10 tahun dan mengalami disorientasi atau tersesat dari habitatnya yang berada di kawasan hutan lindung tidak jauh dari lokasi kemunculan,” terangnya.

Menurut keterangan Asril (58), warga Jorong Padang Galanggang mengaku bertemu dengan satwa beruang itu di kebunnya. Dan berusaha mengusir satwa tersebut dengan anjing peliharaannya. Beruang itu kemudian lari menuju kawasan hutan di sekitar pemukiman warga setempat.

Selain itu, pada Jumat (12/02) lalu, beruang itu juga ditemukan berada di atas pohon yang berjarak tidak jauh dari taman wisata Ambun Tanai. “Pemasangan perangkap dengan menggunakan umpan buah nangka dan durian dilakukan bksda mengingat satwa sudah berada berkali-kali dekat dengan pemukiman warga,” imbuhnya.

Selama perangkap terpasang, BKSDA bersama aparat pemerintahan nagari akan terus melakukan pemantauan.

Sebelumnya, Oktober 2020 lalu, viral video kemunculan satwa di kelok 35 di Jorong Kuok Tigo Koto, Nagari Matur Mudiak. Dalam video tersebut terlihat beruang hendak melintas jalan, namun karena terkejut dengan kehadiran manusia, satwa dilindungi itu berlari menuju lokasi persawahan warga dan menuju hutan.

Tim BKSDA yang mendapatkan laporan langsung melakukan klarifikasi kepada warga yang mengunggah video tersebut ke media sosial atas nama Erni Yanti (30).

“Dari keterangan warga itu, video tersebut diambil salah seorang warga di Kelok 35 di Baroco, Jorong Kuok Tigo Koto, Nagari Matur Mudiak, Kecamatan Matur, sekitar 15 hari lalu. Dan Beruang Madu itu juga muncul satu pekan lalu di dekat rumahnya,” tutup Ade. (rud)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top