BKSDA Pasang Perangkap Beruang di Kawasan Kelok 44

Penulis -

Selasa, 16 Februari 2021 - 06:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maninjau, Prokabar – Kemunculan satwa langka dan dilindungi Beruang Madu kembali terjadi area perkebunan warga di kawasan Kelok 44, pada minggu (14/2). Untuk antisipasi terjadinya konflik, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) melalui Resor Agam pasang perangkap atau box trap sebanyak dua unit di Jorong Padang Galanggang, Nagari Matur Mudiak, Kecamatan Matur, Senin (15/02).

Berharap dengan pemasangan perangkap ini dapat mengevakuasi satwa langka dan dilindungi itu. Pemasangan perangkap dilakukan bersama aparat pemerintahan nagari dan warga di sekitar lokasi kemunculan satwa.

“Menurut catatan kami, kemunculan satwa ini merupakan yang ketujuh kalinya. Yaitu di Kelok 35, kelok 42, kelok 28, di Jorong Sidang Tangah, Ambun Tanai, Nagari Bayur dan di Kelok 43 Jorong Padang Galanggang,” ungkap Ade Putra, Kepala BKSDA Resor Agam, Senin (15/2).

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berdasarkan hasil identifikasi lapangan dan keterangan beberapa saksi mata, diduga satwa beruang yang muncul berkali-kali tersebut adalah individu yang sama.

“Hasil analisa tanda-tanda keberadaan, satwa diperkirakan berusia 10 tahun dan mengalami disorientasi atau tersesat dari habitatnya yang berada di kawasan hutan lindung tidak jauh dari lokasi kemunculan,” terangnya.

Menurut keterangan Asril (58), warga Jorong Padang Galanggang mengaku bertemu dengan satwa beruang itu di kebunnya. Dan berusaha mengusir satwa tersebut dengan anjing peliharaannya. Beruang itu kemudian lari menuju kawasan hutan di sekitar pemukiman warga setempat.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selain itu, pada Jumat (12/02) lalu, beruang itu juga ditemukan berada di atas pohon yang berjarak tidak jauh dari taman wisata Ambun Tanai. “Pemasangan perangkap dengan menggunakan umpan buah nangka dan durian dilakukan bksda mengingat satwa sudah berada berkali-kali dekat dengan pemukiman warga,” imbuhnya.

Selama perangkap terpasang, BKSDA bersama aparat pemerintahan nagari akan terus melakukan pemantauan.

Sebelumnya, Oktober 2020 lalu, viral video kemunculan satwa di kelok 35 di Jorong Kuok Tigo Koto, Nagari Matur Mudiak. Dalam video tersebut terlihat beruang hendak melintas jalan, namun karena terkejut dengan kehadiran manusia, satwa dilindungi itu berlari menuju lokasi persawahan warga dan menuju hutan.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Tim BKSDA yang mendapatkan laporan langsung melakukan klarifikasi kepada warga yang mengunggah video tersebut ke media sosial atas nama Erni Yanti (30).

“Dari keterangan warga itu, video tersebut diambil salah seorang warga di Kelok 35 di Baroco, Jorong Kuok Tigo Koto, Nagari Matur Mudiak, Kecamatan Matur, sekitar 15 hari lalu. Dan Beruang Madu itu juga muncul satu pekan lalu di dekat rumahnya,” tutup Ade. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB