Bila Diberi Kepercayaan Penuh, Susi Siap Jadi Menteri Lagi

Penulis -

Jumat, 7 Juni 2019 - 15:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Prokabar – Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menyatakan siap bila diberikan amanah kembali untuk memegang jabatan sebagai menteri oleh presiden selanjutnya yang akan memimpin pada periode 2019-2024.

“Insya Allah (siap) kalau badan masih sehat,” kata Susi Pudjiastuti kepada wartawan saat Open House di kediaman rumah dinas Menteri Kelautan dan Perikanan yang terletak di Kompleks Menteri Widya Chandra, Jakarta.

Ditanyakan mengenai Presiden Joko Widodo yang berdasarkan hasil perhitungan resmi KPU unggul dalam Pilpres 2019, Menteri Susi menyatakan bila Jokowi memberikan kepercayaan penuh, dirinya siap untuk kembali menjadi menteri.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Namun, ujar dia, bila tidak terpilih menjadi menteri maka dirinya juga siap kembali mencari pekerjaan lainnya di luar pemerintahan.

“Saya akan balik lagi mencari pekerjaan. Bisa saja jadi wartawan online.. saya bisa bikin susi.com,” selorohnya yang disambut tawa awak media yang meliput.

Sebelumnya, pengamat sektor kelautan dan perikanan Abdul Halim mengatakan kaum perempuan memegang peranan penting dalam sektor perikanan Nusantara, sehingga pemerintah sudah selayaknya lebih memperhatikan dan memberikan penghargaan seutuhnya.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

“Di sektor perikanan, perempuan memainkan peranan yang sangat penting, bahkan terbilang berperan ganda, yakni membantu nelayan sebagai pengolah atau pemasar,” kata Abdul Halim.

Menurut Abdul, di lain waktu perempuan sektor perikanan juga berperan sebagai manajer keuangan dan kualitas hidup keluarga yaitu untuk pemenuhan gizi anak dan suami, serta pengelolaan kebutuhan dapur.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Abdul Halim yang juga menjabat sebagai Direktur Eksekutif Pusat Kajian Maritim untuk Kemanusiaan itu juga berpendapat bahwa sayangnya beragam peranan penting yang dilakukan oleh kalangan perempuan di sektor perikanan kerap disepelekan.

“Banyak hal di lapangan yang menunjukkan minimnya penghargaan terhadap perempuan di sektor perikanan,” paparnya.

Ia mengingatkan bahwa di banyak wilayah Tanah Air juga terdapat perempuan yang berprofesi sebagai nelayan, di antaranya di Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, dan Aceh.(*/mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo
ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia
Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI
Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok
Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut
Jelang Muktamar Muhammadiyah, 10 PWM Sepakati Risalah Bukitinggi
Rahmat Saleh Dorong Keterbukaan Tata Niaga Impor Gula
ADPI Sukses Launching IADP melalui Technical Guidance Book Chapter Writing – Springer.

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:39 WIB

ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Rabu, 30 September 2026 - 17:37 WIB

Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI

Rabu, 23 September 2026 - 10:46 WIB

Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok

Selasa, 22 September 2026 - 12:04 WIB

Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB